SURAH AL-HIJR Bukit · Latin dan Arti Bahasa Indonesia
99 Ayat · Makkiyyah · Juz 14
Surah Al-Hijr (“Bukit”) adalah surah ke-15 dalam Al-Qur’an, tergolong Makkiyyah, terdiri dari 99 ayat dan dimulai di Juz 14. Halaman ini menampilkan teks Arab dengan tajwid berwarna, transliterasi Latin, dan terjemahan Bahasa Indonesia (Kemenag RI), dilengkapi audio murottal yang menyorot kata demi kata.
▶
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
bismillaahir-rahmaanir-rahiim الٓ رۚ تِلْكَ ءَايَـٰ تُ ٱ لْكِتَـٰ بِ وَقُرْءَانٍ م ُّبِي نٍ١
alif-lam-ra til'ka āyātu l-kitābi waqur'ānin mubīnin Artinya: Alif Lām Rā`. (Surah) ini adalah (sebagian dari) ayat-ayat Kitab (yang sempurna) yaitu (ayat-ayat) Alquran yang memberi penjelasan.
رُّبَمَا يَوَدُّ ٱ لَّذِينَ كَفَرُواْ لَوْ كَانُواْ مُسْلِمِي نَ ٢
rubamā yawaddu alladhīna kafarū law kānū mus'limīna Artinya: Orang kafir itu kadang-kadang (nanti di akhirat) menginginkan, sekiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang muslim.
ذَرْهُمْ يَأْكُلُواْ وَيَتَمَتَّعُواْ وَيُلْهِهِمُ ٱ لْأَمَلُۖ فَسَوْفَ يَعْلَمُو نَ ٣
dharhum yakulū wayatamattaʿū wayul'hihimu l-amalu fasawfa yaʿlamūna Artinya: Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong) mereka, kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatannya).
وَمَآ أَهْلَكْنَا مِن ق َرْيَةٍ إِلَّا وَلَهَا كِتَابٌ م َّعْلُو مٌ٤
wamā ahlaknā min qaryatin illā walahā kitābun maʿlūmun Artinya: Dan Kami tidak membinasakan suatu negeri, melainkan sudah ada ketentuan yang di tetapkan baginya.
مَّا تَسْبِقُ مِنْ أُمّ َةٍ أَجَلَهَا وَمَا يَسْتَــْٔخِرُو نَ ٥
mā tasbiqu min ummatin ajalahā wamā yastakhirūna Artinya: Tidak ada suatu umat pun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (pula) dapat meminta penundaan(nya).
وَقَالُواْ يَـٰٓ أَيُّهَا ٱ لَّذِى نُزِّلَ عَلَيْهِ ٱ ل ذِّكْرُ إِنّ َكَ لَمَجْ نُو نٌ ٦
waqālū yāayyuhā alladhī nuzzila ʿalayhi l-dhik'ru innaka lamajnūnun Artinya: Dan mereka berkata, "Wahai orang yang kepadanya diturunkan Alquran, sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar orang yang gila.
لَّوْ مَا تَأْتِينَا بِٱ لْمَلَـٰٓ ئِكَةِ إِن ك ُنت َ مِنَ ٱ ل صَّـٰ دِقِي نَ٧
law mā tatīnā bil-malāikati in kunta mina l-ṣādiqīna Artinya: Mengapa engkau tidak mendatangkan malaikat kepada kami, jika engkau termasuk orang yang benar?"
مَا نُنَزِّلُ ٱ لْمَلَـٰٓ ئِكَةَ إِلَّا بِٱ لْحَقِّ وَمَا كَانُوٓ اْ إِذًا م ُّنظ َرِي نَ٨
mā nunazzilu l-malāikata illā bil-ḥaqi wamā kānū idhan munẓarīna Artinya: Kami tidak menurunkan malaikat melainkan dengan kebenaran (untuk membawa azab) dan mereka ketika itu tidak diberi penangguhan.
إِنّ َا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱ ل ذِّكْرَ وَإِنّ َا لَهُۥ لَحَـٰ فِظُو نَ ٩
innā naḥnu nazzalnā l-dhik'ra wa-innā lahu laḥāfiẓūna Artinya: Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Alquran, dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya.
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مِن ق َبْ لِكَ فِى شِيَعِ ٱ لْأَوَّلِي نَ١٠
walaqad arsalnā min qablika fī shiyaʿi l-awalīna Artinya: Dan sungguh, Kami telah mengutus (beberapa rasul) sebelum engkau (Muhammad) kepada umat-umat terdahulu.
وَمَا يَأْتِيهِم م ِّن ر َّسُولٍ إِلَّا كَانُواْ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُو نَ ١١
wamā yatīhim min rasūlin illā kānū bihi yastahziūna Artinya: Dan setiap kali seorang rasul datang kepada mereka, mereka selalu memperolok-olokannya.
كَذَٲ لِكَ نَسْلُكُهُۥ فِى قُلُوبِ ٱ لْمُجْ رِمِي نَ١٢
kadhālika naslukuhu fī qulūbi l-muj'rimīna Artinya: Demikianlah, Kami memasukkannya (olok-olok itu) ke dalam hati orang yang berdosa,
لَا يُؤْمِنُونَ بِهِۦ ۖ وَقَدْ خَلَتْ سُنّ َةُ ٱ لْأَوَّلِي نَ١٣
lā yu'minūna bihi waqad khalat sunnatu l-awalīna Artinya: mereka tidak beriman kepadanya (Alquran) padahal telah berlalu sunnatullah terhadap orang-orang terdahulu.
وَلَوْ فَتَحْنَا عَلَيْهِم ب َابًا م ِّنَ ٱ ل سَّمَا ٓءِ فَظَلُّواْ فِيهِ يَعْرُجُو نَ ١٤
walaw fataḥnā ʿalayhim bāban mina l-samāi faẓallū fīhi yaʿrujūna Artinya: Dan kalau Kami bukakan kepada mereka salah satu pintu langit, lalu mereka terus menerus naik ke atasnya,
لَقَالُوٓ اْ إِنّ َمَا سُكِّرَتْ أَبْ صَـٰ رُنَا بَلْ نَحْنُ قَوْمٌ م َّسْحُورُو نَ١٥
laqālū innamā sukkirat abṣārunā bal naḥnu qawmun masḥūrūna Artinya: tentulah mereka berkata, "Sesungguhnya pandangan kamilah yang dikaburkan, bahkan kami adalah orang yang terkena sihir."
وَلَقَدْ جَعَلْنَا فِى ٱ ل سَّمَا ٓءِ بُرُوجًا و َزَيَّنّ َـٰ هَا لِلنّ َـٰ ظِرِي نَ ١٦
walaqad jaʿalnā fī l-samāi burūjan wazayyannāhā lilnnāẓirīna Artinya: Dan sungguh, Kami telah menciptakan gugusan bintang di langit dan menjadikannya terasa indah bagi orang yang memandang(nya),
وَحَفِظْنَـٰ هَا مِن ك ُلِّ شَيْطَـٰ نٍ ر َّجِي مٍ١٧
waḥafiẓ'nāhā min kulli shayṭānin rajīmin Artinya: dan Kami menjaganya dari setiap (gangguan) setan yang terkutuk,
إِلَّا مَنِ ٱ سْتَرَقَ ٱ ل سَّمْعَ فَأَتْبَعَهُۥ شِهَابٌ م ُّبِي نٌ١٨
illā mani is'taraqa l-samʿa fa-atbaʿahu shihābun mubīnun Artinya: kecuali (setan) yang mencuri-curi (berita) yang dapat didengar (dari malaikat) lalu dikejar oleh semburan api yang terang.
وَٱ لْأَرْضَ مَدَدْ نَـٰ هَا وَأَلْقَيْنَا فِيهَا رَوَٲ سِىَ وَأَنۢب َتْنَا فِيهَا مِن ك ُلِّ شَىْءٍ م َّوْزُو نٍ١٩
wal-arḍa madadnāhā wa-alqaynā fīhā rawāsiya wa-anbatnā fīhā min kulli shayin mawzūnin Artinya: Dan Kami telah menghamparkan bumi dan Kami pancangkan padanya gunung-gunung serta Kami tumbuhkan di sana segala sesuatu menurut ukuran.
وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا مَعَـٰ يِشَ وَمَن ل َّسْتُمْ لَهُۥ بِرَٲ زِقِي نَ ٢٠
wajaʿalnā lakum fīhā maʿāyisha waman lastum lahu birāziqīna Artinya: Dan Kami telah menjadikan padanya sumber-sumber kehidupan untuk keperluanmu, dan (Kami ciptakan pula) makhluk-makhluk yang bukan kamu pemberi rezekinya.
وَإِن م ِّن ش َىْءٍ إِلَّا عِند َنَا خَزَا ٓئِنُهُۥ وَمَا نُنَزِّلُهُۥٓ إِلَّا بِقَدَرٍ م َّعْلُو مٍ٢١
wa-in min shayin illā ʿindanā khazāinuhu wamā nunazziluhu illā biqadarin maʿlūmin Artinya: Dan tidak ada sesuatu pun, melainkan pada sisi Kamilah khazanahnya; Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran tertentu.
وَأَرْسَلْنَا ٱ ل رِّيَـٰ حَ لَوَٲ قِحَ فَأَنز َلْنَا مِنَ ٱ ل سَّمَا ٓءِ مَا ٓءً ف َأَسْقَيْنَـٰ كُمُوهُ وَمَآ أَنت ُمْ لَهُۥ بِخَـٰ زِنِي نَ ٢٢
wa-arsalnā l-riyāḥa lawāqiḥa fa-anzalnā mina l-samāi māan fa-asqaynākumūhu wamā antum lahu bikhāzinīna Artinya: Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan (air) itu, dan bukanlah kamu yang menyimpannya.
وَإِنّ َا لَنَحْنُ نُحْىِۦ وَنُمِيتُ وَنَحْنُ ٱ لْوَٲ رِثُو نَ٢٣
wa-innā lanaḥnu nuḥ'yī wanumītu wanaḥnu l-wārithūna Artinya: Dan sungguh, Kamilah yang menghidupkan dan mematikan dan Kami (pulalah) yang mewarisi.
وَلَقَدْ عَلِمْنَا ٱ لْمُسْتَقْ دِمِينَ مِنك ُمْ وَلَقَدْ عَلِمْنَا ٱ لْمُسْتَــْٔخِرِي نَ٢٤
walaqad ʿalim'nā l-mus'taqdimīna minkum walaqad ʿalim'nā l-mus'takhirīna Artinya: Dan sungguh, Kami mengetahui orang yang terdahulu sebelum kamu dan Kami mengetahui pula orang yang terkemudian.
وَإِنّ َ رَبَّكَ هُوَ يَحْشُرُهُمْۚ إِنّ َهُۥ حَكِيمٌ عَلِي مٌ ٢٥
wa-inna rabbaka huwa yaḥshuruhum innahu ḥakīmun ʿalīmun Artinya: Dan sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang akan mengumpulkan mereka. Sungguh, Dia Mahabijaksana, Maha Mengetahui.
وَلَقَدْ خَلَقْ نَا ٱ لْإِنس َـٰ نَ مِن ص َلْصَـٰ لٍ م ِّنْ حَمَإٍ م َّسْنُو نٍ٢٦
walaqad khalaqnā l-insāna min ṣalṣālin min ḥama-in masnūnin Artinya: Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk.
وَٱ لْجَا ٓنّ َ خَلَقْ نَـٰ هُ مِن ق َبْ لُ مِن ن َّارِ ٱ ل سَّمُو مِ٢٧
wal-jāna khalaqnāhu min qablu min nāri l-samūmi Artinya: Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.
وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَـٰٓ ئِكَةِ إِنّ ِى خَـٰ لِقُۢ ب َشَرًا م ِّن ص َلْصَـٰ لٍ م ِّنْ حَمَإٍ م َّسْنُو نٍ٢٨
wa-idh qāla rabbuka lil'malāikati innī khāliqun basharan min ṣalṣālin min ḥama-in masnūnin Artinya: Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, "Sungguh, Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk.
فَإِذَا سَوَّيْتُهُۥ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِن ر ُّوحِى فَقَعُواْ لَهُۥ سَـٰ جِدِي نَ ٢٩
fa-idhā sawwaytuhu wanafakhtu fīhi min rūḥī faqaʿū lahu sājidīna Artinya: Maka apabila Aku telah menyempurnakan (kejadian)nya, dan Aku telah meniupkan roh (ciptaan)-Ku ke dalamnya, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.
فَسَجَدَ ٱ لْمَلَـٰٓ ئِكَةُ كُلُّهُمْ أَجْ مَعُو نَ ٣٠
fasajada l-malāikatu kulluhum ajmaʿūna Artinya: Maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama,
إِلَّآ إِبْ لِيسَ أَبَىٰٓ أَن ي َكُونَ مَعَ ٱ ل سَّـٰ جِدِي نَ٣١
illā ib'līsa abā an yakūna maʿa l-sājidīna Artinya: kecuali Iblis. Ia enggan ikut bersama-sama para (malaikat) yang sujud itu.
قَالَ يَـٰٓ إِبْ لِيسُ مَا لَكَ أَلَّا تَكُونَ مَعَ ٱ ل سَّـٰ جِدِي نَ٣٢
qāla yāib'līsu mā laka allā takūna maʿa l-sājidīna Artinya: Dia (Allah) berfirman, "Wahai Iblis! Apa sebabnya kamu (tidak ikut) sujud bersama mereka?"
قَالَ لَمْ أَكُن ل ِّأَسْجُدَ لِبَشَرٍ خَلَقْ تَهُۥ مِن ص َلْصَـٰ لٍ م ِّنْ حَمَإٍ م َّسْنُو نٍ٣٣
qāla lam akun li-asjuda libasharin khalaqtahu min ṣalṣālin min ḥama-in masnūnin Artinya: Ia (Iblis) berkata, "Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk."
قَالَ فَٱ خْرُجْ مِنْهَا فَإِنّ َكَ رَجِي مٌ ٣٤
qāla fa-ukh'ruj min'hā fa-innaka rajīmun Artinya: Dia (Allah) berfirman, "(Kalau begitu) keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk,
وَإِنّ َ عَلَيْكَ ٱ ل لَّعْنَةَ إِلَىٰ يَوْمِ ٱ ل دِّي نِ٣٥
wa-inna ʿalayka l-laʿnata ilā yawmi l-dīni Artinya: dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari Kiamat."
قَالَ رَبِّ فَأَنظ ِرْنِىٓ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْ عَثُو نَ ٣٦
qāla rabbi fa-anẓir'nī ilā yawmi yub'ʿathūna Artinya: Ia (Iblis) berkata, "Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka berilah penangguhan kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan."
قَالَ فَإِنّ َكَ مِنَ ٱ لْمُنظ َرِي نَ٣٧
qāla fa-innaka mina l-munẓarīna Artinya: Allah berfirman, "(Baiklah) maka sesungguhnya kamu termasuk yang diberi penangguhan,
إِلَىٰ يَوْمِ ٱ لْوَقْ تِ ٱ لْمَعْلُو مِ٣٨
ilā yawmi l-waqti l-maʿlūmi Artinya: sampai hari yang telah ditentukan (Kiamat)."
قَالَ رَبِّ بِمَآ أَغْوَيْتَنِى لَأُزَيِّنَنّ َ لَهُمْ فِى ٱ لْأَرْضِ وَلَأُغْوِيَنّ َهُمْ أَجْ مَعِي نَ ٣٩
qāla rabbi bimā aghwaytanī la-uzayyinanna lahum fī l-arḍi wala-ugh'wiyannahum ajmaʿīna Artinya: Ia (Iblis) berkata, "Tuhanku, oleh karena Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, aku pasti akan jadikan (kejahatan) tampak indah bagi mereka di bumi, dan aku akan menyesatkan mereka semuanya,
إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ ٱ لْمُخْلَصِي نَ٤٠
illā ʿibādaka min'humu l-mukh'laṣīna Artinya: kecuali hamba-hamba-Mu yang terpilih di antara mereka."
قَالَ هَـٰ ذَا صِرَٲ طٌ عَلَىَّ مُسْتَقِي مٌ ٤١
qāla hādhā ṣirāṭun ʿalayya mus'taqīmun Artinya: Dia (Allah) berfirman, "Ini adalah jalan yang lurus (menuju) kepada-Ku."
إِنّ َ عِبَادِى لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطَـٰ نٌ إِلَّا مَنِ ٱ تَّبَعَكَ مِنَ ٱ لْغَاوِي نَ٤٢
inna ʿibādī laysa laka ʿalayhim sul'ṭānun illā mani ittabaʿaka mina l-ghāwīna Artinya: Sesungguhnya kamu (Iblis) tidak kuasa atas hamba-hamba-Ku, kecuali mereka yang mengikutimu, yaitu orang yang sesat.
وَإِنّ َ جَهَنّ َمَ لَمَوْعِدُهُمْ أَجْ مَعِي نَ ٤٣
wa-inna jahannama lamawʿiduhum ajmaʿīna Artinya: Dan sungguh, Jahanam itu benar-benar (tempat) yang telah dijanjikan untuk mereka (pengikut setan) semuanya,
لَهَا سَبْ عَةُ أَبْ وَٲ بٍ ل ِّكُلِّ بَابٍ م ِّنْهُمْ جُزْءٌ م َّقْ سُو مٌ٤٤
lahā sabʿatu abwābin likulli bābin min'hum juz'on maqsūmun Artinya: (Jahanam) itu mempunyai tujuh pintu. Setiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan tertentu dari mereka.
إِنّ َ ٱ لْمُتَّقِينَ فِى جَنّ َـٰ تٍ و َعُيُو نٍ٤٥
inna l-mutaqīna fī jannātin waʿuyūnin Artinya: Sesungguhnya orang yang bertakwa itu berada dalam surga-surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air (yang mengalir).
ٱدْ خُلُوهَا بِسَلَـٰ مٍ ءَامِنِي نَ ٤٦
ud'khulūhā bisalāmin āminīna Artinya: (Allah berfirman), "Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera dan aman."
وَنَزَعْنَا مَا فِى صُدُورِهِم م ِّنْ غِلٍّ إِخْوَٲ نًا عَلَىٰ سُرُرٍ م ُّتَقَـٰ بِلِي نَ٤٧
wanazaʿnā mā fī ṣudūrihim min ghillin ikh'wānan ʿalā sururin mutaqābilīna Artinya: Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang ada dalam hati mereka; mereka merasa bersaudara, duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.
لَا يَمَسُّهُمْ فِيهَا نَصَبٌ و َمَا هُم م ِّنْهَا بِمُخْرَجِي نَ ٤٨
lā yamassuhum fīhā naṣabun wamā hum min'hā bimukh'rajīna Artinya: Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka tidak akan dikeluarkan darinya.
۞ نَبِّئْ عِبَادِىٓ أَنّ ِىٓ أَنَا ٱ لْغَفُورُ ٱ ل رَّحِي مُ٤٩
nabbi ʿibādī annī anā l-ghafūru l-raḥīmu Artinya: Kabarkanlah kepada hamba-hamba-Ku, bahwa Akulah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang,
وَأَنّ َ عَذَابِى هُوَ ٱ لْعَذَابُ ٱ لْأَلِي مُ٥٠
wa-anna ʿadhābī huwa l-ʿadhābu l-alīmu Artinya: dan sesungguhnya azab-Ku adalah azab yang sangat pedih.
وَنَبِّئْهُمْ عَن ض َيْفِ إِبْ رَٲ هِي مَ ٥١
wanabbi'hum ʿan ḍayfi ib'rāhīma Artinya: Dan kabarkanlah (Muhammad) kepada mereka tentang tamu Ibrahim (malaikat).
إِذْ دَخَلُواْ عَلَيْهِ فَقَالُواْ سَلَـٰ مًا ق َالَ إِنّ َا مِنك ُمْ وَجِلُو نَ ٥٢
idh dakhalū ʿalayhi faqālū salāman qāla innā minkum wajilūna Artinya: Ketika mereka masuk ke tempatnya, lalu mereka mengucapkan, "Salām." Dia (Ibrahim) berkata, "kami benar-benar merasa takut kepadamu."
قَالُواْ لَا تَوْجَلْ إِنّ َا نُبَشِّرُكَ بِغُلَـٰ مٍ عَلِي مٍ ٥٣
qālū lā tawjal innā nubashiruka bighulāmin ʿalīmin Artinya: (Mereka) berkata, "Janganlah engkau merasa takut, sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran seorang) anak laki-laki (yang akan menjadi) orang yang pandai (Ishak)."
قَالَ أَبَشَّرْتُمُونِى عَلَىٰٓ أَن م َّسَّنِىَ ٱ لْكِبَرُ فَبِمَ تُبَشِّرُو نَ ٥٤
qāla abashartumūnī ʿalā an massaniya l-kibaru fabima tubashirūna Artinya: Dia (Ibrahim) berkata, "Benarkah kamu memberi kabar gembira kepadaku padahal usiaku telah lanjut, lalu (dengan cara) bagaimana kamu memberi (kabar gembira) tersebut?"
قَالُواْ بَشَّرْنَـٰ كَ بِٱ لْحَقِّ فَلَا تَكُن م ِّنَ ٱ لْقَـٰ نِطِي نَ٥٥
qālū basharnāka bil-ḥaqi falā takun mina l-qāniṭīna Artinya: (Mereka) menjawab, "Kami menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan benar, maka janganlah engkau termasuk orang yang berputus asa!"
قَالَ وَمَن ي َقْ نَطُ مِن ر َّحْمَةِ رَبِّهِۦٓ إِلَّا ٱ ل ضَّا ٓلُّو نَ٥٦
qāla waman yaqnaṭu min raḥmati rabbihi illā l-ḍālūna Artinya: Dia (Ibrahim) berkata, "Tidak ada yang berputus asa dari rahmat Tuhannya, kecuali orang yang sesat."
قَالَ فَمَا خَطْ بُكُمْ أَيُّهَا ٱ لْمُرْسَلُو نَ٥٧
qāla famā khaṭbukum ayyuhā l-mur'salūna Artinya: Dia (Ibrahim) berkata, "Apakah perkara pentingmu, wahai para utusan?"
قَالُوٓ اْ إِنّ َآ أُرْسِلْنَآ إِلَىٰ قَوْمٍ م ُّجْ رِمِي نَ٥٨
qālū innā ur'sil'nā ilā qawmin muj'rimīna Artinya: (Mereka) menjawab, "Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa,
إِلَّآ ءَالَ لُوطٍ إِنّ َا لَمُنَجُّوهُمْ أَجْ مَعِي نَ ٥٩
illā āla lūṭin innā lamunajjūhum ajmaʿīna Artinya: kecuali para pengikut Luṭ. Sesungguhnya kami pasti menyelamatkan mereka semuanya,
إِلَّا ٱ مْرَأَتَهُۥ قَدَّرْنَآۙ إِنّ َهَا لَمِنَ ٱ لْغَـٰ بِرِي نَ٦٠
illā im'ra-atahu qaddarnā innahā lamina l-ghābirīna Artinya: kecuali istrinya, kami telah menentukan, bahwa dia termasuk orang yang tertinggal (bersama orang kafir lainnya)."
فَلَمّ َا جَا ٓءَ ءَالَ لُوطٍ ٱ لْمُرْسَلُو نَ٦١
falammā jāa āla lūṭin l-mur'salūna Artinya: Maka ketika utusan itu datang kepada para pengikut Luṭ,
قَالَ إِنّ َكُمْ قَوْمٌ م ُّنك َرُو نَ٦٢
qāla innakum qawmun munkarūna Artinya: dia (Luṭ) berkata, "Sesungguhnya kamu orang yang tidak kami kenal."
قَالُواْ بَلْ جِئْنَـٰ كَ بِمَا كَانُواْ فِيهِ يَمْتَرُو نَ ٦٣
qālū bal ji'nāka bimā kānū fīhi yamtarūna Artinya: (Para utusan) menjawab, "Sebenarnya kami ini datang kepadamu membawa azab yang selalu mereka dustakan.
وَأَتَيْنَـٰ كَ بِٱ لْحَقِّ وَإِنّ َا لَصَـٰ دِقُو نَ ٦٤
wa-ataynāka bil-ḥaqi wa-innā laṣādiqūna Artinya: Dan kami datang kepadamu membawa kebenaran dan sungguh, kami orang yang benar.
فَأَسْرِ بِأَهْلِكَ بِقِطْ عٍ م ِّنَ ٱ لَّيْلِ وَٱ تَّبِعْ أَدْ بَـٰ رَهُمْ وَلَا يَلْتَفِتْ مِنك ُمْ أَحَدٌ و َٱ مْضُواْ حَيْثُ تُؤْمَرُو نَ ٦٥
fa-asri bi-ahlika biqiṭ'ʿin mina al-layli wa-ittabiʿ adbārahum walā yaltafit minkum aḥadun wa-im'ḍū ḥaythu tu'marūna Artinya: Maka pergilah kamu pada akhir malam beserta keluargamu, dan ikutilah mereka dari belakang! Jangan ada di antara kamu yang menoleh ke belakang dan teruskanlah perjalanan ke tempat yang diperintahkan kepadamu."
وَقَضَيْنَآ إِلَيْهِ ذَٲ لِكَ ٱ لْأَمْرَ أَنّ َ دَابِرَ هَـٰٓ ؤُلَا ٓءِ مَقْ طُوعٌ م ُّصْبِحِي نَ٦٦
waqaḍaynā ilayhi dhālika l-amra anna dābira hāulāi maqṭūʿun muṣ'biḥīna Artinya: Dan telah Kami tetapkan kepadanya (Luṭ) keputusan itu, bahwa akhirnya mereka akan ditumpas habis pada waktu subuh.
وَجَا ٓءَ أَهْلُ ٱ لْمَدِينَةِ يَسْتَبْ شِرُو نَ ٦٧
wajāa ahlu l-madīnati yastabshirūna Artinya: Dan datanglah penduduk kota itu (ke rumah Luṭ) dengan gembira (karena kedatangan tamu itu).
قَالَ إِنّ َ هَـٰٓ ؤُلَا ٓءِ ضَيْفِى فَلَا تَفْضَحُو نِ ٦٨
qāla inna hāulāi ḍayfī falā tafḍaḥūni Artinya: Dia (Luṭ) berkata, "Sesungguhnya mereka adalah tamuku; maka jangan kamu mempermalukan aku,
وَٱ تَّقُواْ ٱ للَّهَ وَلَا تُخْزُو نِ ٦٩
wa-ittaqū l-laha walā tukh'zūni Artinya: dan bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu membuat aku terhina!"
قَالُوٓ اْ أَوَلَمْ نَنْهَكَ عَنِ ٱ لْعَـٰ لَمِي نَ٧٠
qālū awalam nanhaka ʿani l-ʿālamīna Artinya: (Mereka) berkata, "Bukankah kami telah melarangmu dari (melindungi) manusia?"
قَالَ هَـٰٓ ؤُلَا ٓءِ بَنَاتِىٓ إِن ك ُنت ُمْ فَـٰ عِلِي نَ ٧١
qāla hāulāi banātī in kuntum fāʿilīna Artinya: Dia (Luṭ) berkata, "Mereka itulah putri-putri (negeri)ku (nikahlah dengan mereka), jika kamu hendak berbuat."
لَعَمْرُكَ إِنّ َهُمْ لَفِى سَكْرَتِهِمْ يَعْمَهُو نَ ٧٢
laʿamruka innahum lafī sakratihim yaʿmahūna Artinya: (Allah berfirman), "Demi umurmu (Muhammad), sungguh, mereka terombang-ambing dalam kemabukan (kesesatan)."
فَأَخَذَتْهُمُ ٱ ل صَّيْحَةُ مُشْرِقِي نَ ٧٣
fa-akhadhathumu l-ṣayḥatu mush'riqīna Artinya: Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit,
فَجَعَلْنَا عَـٰ لِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ حِجَارَةً م ِّن س ِجِّي لٍ٧٤
fajaʿalnā ʿāliyahā sāfilahā wa-amṭarnā ʿalayhim ḥijāratan min sijjīlin Artinya: maka Kami jungkirbalikan (negeri itu) dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras.
إِنّ َ فِى ذَٲ لِكَ لَأَيَـٰ تٍ ل ِّلْمُتَوَسِّمِي نَ٧٥
inna fī dhālika laāyātin lil'mutawassimīna Artinya: Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang yang memperhatikan tanda-tanda,
وَإِنّ َهَا لَبِسَبِيلٍ م ُّقِي مٍ٧٦
wa-innahā labisabīlin muqīmin Artinya: dan sungguh, (negeri) itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia).
إِنّ َ فِى ذَٲ لِكَ لَأَيَةً ل ِّلْمُؤْمِنِي نَ٧٧
inna fī dhālika laāyatan lil'mu'minīna Artinya: Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi orang yang beriman.
وَإِن ك َانَ أَصْحَـٰ بُ ٱ لْأَيْكَةِ لَظَـٰ لِمِي نَ ٧٨
wa-in kāna aṣḥābu l-aykati laẓālimīna Artinya: Dan sesungguhnya penduduk Aikah itu benar-benar kaum yang zalim,
فَٱ نت َقَمْنَا مِنْهُمْ وَإِنّ َهُمَا لَبِإِمَامٍ م ُّبِي نٍ٧٩
fa-intaqamnā min'hum wa-innahumā labi-imāmin mubīnin Artinya: maka Kami membinasakan mereka. Dan sesungguhnya kedua (negeri) itu terletak di satu jalur jalan raya.
وَلَقَدْ كَذَّبَ أَصْحَـٰ بُ ٱ لْحِجْ رِ ٱ لْمُرْسَلِي نَ٨٠
walaqad kadhaba aṣḥābu l-ḥij'ri l-mur'salīna Artinya: Dan sesungguhnya penduduk negeri Hijr benar-benar telah mendustakan para rasul (mereka),
وَءَاتَيْنَـٰ هُمْ ءَايَـٰ تِنَا فَكَانُواْ عَنْهَا مُعْرِضِي نَ ٨١
waātaynāhum āyātinā fakānū ʿanhā muʿ'riḍīna Artinya: dan Kami telah mendatangkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami, tetapi mereka selalu berpaling darinya,
وَكَانُواْ يَنْحِتُونَ مِنَ ٱ لْجِبَالِ بُيُوتًا ءَامِنِي نَ ٨٢
wakānū yanḥitūna mina l-jibāli buyūtan āminīna Artinya: dan mereka memahat rumah-rumah dari gunung batu, (yang didiami) dengan rasa aman.
فَأَخَذَتْهُمُ ٱ ل صَّيْحَةُ مُصْبِحِي نَ ٨٣
fa-akhadhathumu l-ṣayḥatu muṣ'biḥīna Artinya: Kemudian mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur pada pagi hari,
فَمَآ أَغْنَىٰ عَنْهُم م َّا كَانُواْ يَكْسِبُو نَ ٨٤
famā aghnā ʿanhum mā kānū yaksibūna Artinya: sehingga tidak berguna bagi mereka, apa yang telah mereka usahakan.
وَمَا خَلَقْ نَا ٱ ل سَّمَـٰ وَٲ تِ وَٱ لْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَآ إِلَّا بِٱ لْحَقِّۗ وَإِنّ َ ٱ ل سَّاعَةَ لَأَتِيَةٌۖ ف َٱ صْفَحِ ٱ ل صَّفْحَ ٱ لْجَمِي لَ٨٥
wamā khalaqnā l-samāwāti wal-arḍa wamā baynahumā illā bil-ḥaqi wa-inna l-sāʿata laātiyatun fa-iṣ'faḥi l-ṣafḥa l-jamīla Artinya: Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan kebenaran. Dan sungguh, Kiamat pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik.
إِنّ َ رَبَّكَ هُوَ ٱ لْخَلَّـٰ قُ ٱ لْعَلِي مُ٨٦
inna rabbaka huwa l-khalāqu l-ʿalīmu Artinya: Sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Maha Pencipta, Maha Mengetahui.
وَلَقَدْ ءَاتَيْنَـٰ كَ سَبْ عًا م ِّنَ ٱ لْمَثَانِى وَٱ لْقُرْءَانَ ٱ لْعَظِي مَ٨٧
walaqad ātaynāka sabʿan mina l-mathānī wal-qur'āna l-ʿaẓīma Artinya: Dan sungguh, Kami telah memberikan kepadamu tujuh (ayat) yang (dibaca) berulang-ulang dan Alquran yang agung.
لَا تَمُدَّنّ َ عَيْنَيْكَ إِلَىٰ مَا مَتَّعْنَا بِهِۦٓ أَزْوَٲ جًا م ِّنْهُمْ وَلَا تَحْزَنْ عَلَيْهِمْ وَٱ خْفِضْ جَنَاحَكَ لِلْمُؤْمِنِي نَ ٨٨
lā tamuddanna ʿaynayka ilā mā mattaʿnā bihi azwājan min'hum walā taḥzan ʿalayhim wa-ikh'fiḍ janāḥaka lil'mu'minīna Artinya: Jangan sekali-kali engkau (Muhammad) tujukan pandanganmu kepada kenikmatan hidup yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan di antara mereka (orang kafir), dan jangan engkau bersedih hati terhadap mereka dan berendah hatilah engkau terhadap orang yang beriman.
وَقُلْ إِنّ ِىٓ أَنَا ٱ ل نّ َذِيرُ ٱ لْمُبِي نُ٨٩
waqul innī anā l-nadhīru l-mubīnu Artinya: Dan katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang jelas."
كَمَآ أَنز َلْنَا عَلَى ٱ لْمُقْ تَسِمِي نَ٩٠
kamā anzalnā ʿalā l-muq'tasimīna Artinya: Sebagaimana (Kami telah memberi peringatan), Kami telah menurunkan (azab) kepada orang yang memilah-milah (Kitab Allah),
ٱلَّذِينَ جَعَلُواْ ٱ لْقُرْءَانَ عِضِي نَ ٩١
alladhīna jaʿalū l-qur'āna ʿiḍīna Artinya: (Yaitu) orang-orang yang telah menjadikan Alquran itu terbagi-bagi.
فَوَرَبِّكَ لَنَسْــَٔلَنّ َهُمْ أَجْ مَعِي نَ ٩٢
fawarabbika lanasalannahum ajmaʿīna Artinya: Maka demi Tuhanmu, Kami pasti akan menanyai mereka semua,
عَمّ َا كَانُواْ يَعْمَلُو نَ ٩٣
ʿammā kānū yaʿmalūna Artinya: tentang apa yang telah mereka kerjakan dahulu.
فَٱ صْدَعْ بِمَا تُؤْمَرُ وَأَعْرِضْ عَنِ ٱ لْمُشْرِكِي نَ٩٤
fa-iṣ'daʿ bimā tu'maru wa-aʿriḍ ʿani l-mush'rikīna Artinya: Maka sampaikanlah (Muhammad) secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang yang musyrik.
إِنّ َا كَفَيْنَـٰ كَ ٱ لْمُسْتَهْزِءِي نَ٩٥
innā kafaynāka l-mus'tahziīna Artinya: Sesungguhnya Kami memelihara engkau (Muhammad) dari (kejahatan) orang yang memperolok-olokkan (engkau),
ٱلَّذِينَ يَجْ عَلُونَ مَعَ ٱ للَّهِ إِلَـٰ هًا ءَاخَرَۚ فَسَوْفَ يَعْلَمُو نَ ٩٦
alladhīna yajʿalūna maʿa l-lahi ilāhan ākhara fasawfa yaʿlamūna Artinya: (yaitu) orang yang menganggap adanya tuhan selain Allah; mereka kelak akan mengetahui (akibatnya).
وَلَقَدْ نَعْلَمُ أَنّ َكَ يَضِيقُ صَدْ رُكَ بِمَا يَقُولُو نَ ٩٧
walaqad naʿlamu annaka yaḍīqu ṣadruka bimā yaqūlūna Artinya: Dan sungguh, Kami mengetahui bahwa dadamu menjadi sempit disebabkan apa yang mereka ucapkan,
فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَكُن م ِّنَ ٱ ل سَّـٰ جِدِي نَ٩٨
fasabbiḥ biḥamdi rabbika wakun mina l-sājidīna Artinya: maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah engkau di antara orang yang bersujud (salat),
وَٱ عْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ ٱ لْيَقِي نُ٩٩
wa-uʿ'bud rabbaka ḥattā yatiyaka l-yaqīnu Artinya: dan sembahlah Tuhanmu sampai yakin (ajal) datang kepadamu.
Mad dibaca panjang
Ghunnah dengung
Ikhfa’ samar
Idgham melebur
Iqlab ditukar mim
Qalqalah memantul
Abu-abu tidak dibaca
علامات الوقف · Tanda Waqaf
لا لا وقف Jangan berhenti
س سكت Saktah (jeda singkat)
صلى وصل أولى Lebih baik lanjut
ج وقف جائز Boleh berhenti atau lanjut
تام وقف تام Berhenti sempurna
✕ ممنوع Terlarang berhenti
Quran.com API · terjemahan Kemenag RI · Audio: everyayah.com