Ketuk nomor ayat di ujung ayat untuk memutar dari ayat itu.
Siap diputar
الجزء ١٩
٢٦
سورة الشعراء
مكية
سورة الشعراء
وآياتها
٢٢٧

SURAH ASH-SHU'ARA

Penyair · Latin dan Arti Bahasa Indonesia
227 Ayat · Makkiyyah · Juz 19

Surah Ash-Shu'ara (“Penyair”) adalah surah ke-26 dalam Al-Qur’an, tergolong Makkiyyah, terdiri dari 227 ayat dan dimulai di Juz 19. Halaman ini menampilkan teks Arab dengan tajwid berwarna, transliterasi Latin, dan terjemahan Bahasa Indonesia (Kemenag RI), dilengkapi audio murottal yang menyorot kata demi kata.

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
bismillaahir-rahmaanir-rahiim
١
Ayat
طسٓمٓ١
tta-seen-meem
Artinya: Ṭā Sīn Mīm.
٢
Ayat
تِلْكَ ءَايَـٰتُ ٱلْكِتَـٰبِ ٱلْمُبِينِ٢
til'ka āyātu l-kitābi l-mubīni
Artinya: Inilah ayat-ayat Kitab (Alquran) yang jelas.
٣
Ayat
لَعَلَّكَ بَـٰخِعٌ نَّفْسَكَ أَلَّا يَكُونُواْ مُؤْمِنِينَ٣
laʿallaka bākhiʿun nafsaka allā yakūnū mu'minīna
Artinya: Boleh jadi engkau (Muhammad) akan membinasakan dirimu (dengan kesedihan), karena mereka (penduduk Mekkah) tidak beriman.
٤
Ayat
إِن نَّشَأْ نُنَزِّلْ عَلَيْهِم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ ءَايَةً فَظَلَّتْ أَعْنَـٰقُهُمْ لَهَا خَـٰضِعِينَ٤
in nasha nunazzil ʿalayhim mina l-samāi āyatan faẓallat aʿnāquhum lahā khāḍiʿīna
Artinya: Jika Kami menghendaki, niscaya Kami turunkan kepada mereka mukjizat dari langit, yang akan membuat tengkuk mereka tunduk dengan rendah hati kepadanya.
٥
Ayat
وَمَا يَأْتِيهِم مِّن ذِكْرٍ مِّنَ ٱلرَّحْمَـٰنِ مُحْدَثٍ إِلَّا كَانُواْ عَنْهُ مُعْرِضِينَ٥
wamā yatīhim min dhik'rin mina l-raḥmāni muḥ'dathin illā kānū ʿanhu muʿ'riḍīna
Artinya: Dan setiap kali disampaikan kepada mereka suatu peringatan baru (ayat Alquran yang diturunkan) dari Tuhan Yang Maha Pengasih, mereka selalu berpaling darinya.
٦
Ayat
فَقَدْ كَذَّبُواْ فَسَيَأْتِيهِمْ أَنۢبَـٰٓؤُاْ مَا كَانُواْ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ٦
faqad kadhabū fasayatīhim anbāu mā kānū bihi yastahziūna
Artinya: Sungguh, mereka telah mendustakan (Alquran), maka kelak akan datang kepada mereka (kebenaran) berita-berita mengenai apa (azab) yang dulu mereka perolok-olokkan.
٧
Ayat
أَوَلَمْ يَرَوْاْ إِلَى ٱلْأَرْضِ كَمْ أَنۢبَتْنَا فِيهَا مِن كُلِّ زَوْجٍ كَرِيمٍ٧
awalam yaraw ilā l-arḍi kam anbatnā fīhā min kulli zawjin karīmin
Artinya: Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, betapa banyak Kami tumbuhkan di bumi itu berbagai macam (tumbuh-tumbuhan) yang baik?
٨
Ayat
إِنَّ فِى ذَٲلِكَ لَأَيَةً‌ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ٨
inna fī dhālika laāyatan wamā kāna aktharuhum mu'minīna
Artinya: Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kebesaran Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
٩
Ayat
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ٩
wa-inna rabbaka lahuwa l-ʿazīzu l-raḥīmu
Artinya: Dan sungguh, Tuhanmu Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
١٠
Ayat
وَإِذْ نَادَىٰ رَبُّكَ مُوسَىٰٓ أَنِ ٱئْتِ ٱلْقَوْمَ ٱلظَّـٰلِمِينَ١٠
wa-idh nādā rabbuka mūsā ani i'ti l-qawma l-ẓālimīna
Artinya: Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu menyeru Musa (dengan firman-Nya), "Datangilah kaum yang zalim itu,
١١
Ayat
قَوْمَ فِرْعَوْنَ‌ۚ أَلَا يَتَّقُونَ١١
qawma fir'ʿawna alā yattaqūna
Artinya: (yaitu) kaum Fir'aun. Mengapa mereka tidak bertakwa?"
١٢
Ayat
قَالَ رَبِّ إِنِّىٓ أَخَافُ أَن يُكَذِّبُونِ١٢
qāla rabbi innī akhāfu an yukadhibūni
Artinya: Dia (Musa) berkata, "Ya Tuhanku, sungguh, aku takut mereka akan mendustakan aku,
١٣
Ayat
وَيَضِيقُ صَدْرِى وَلَا يَنطَلِقُ لِسَانِى فَأَرْسِلْ إِلَىٰ هَـٰرُونَ١٣
wayaḍīqu ṣadrī walā yanṭaliqu lisānī fa-arsil ilā hārūna
Artinya: sehingga dadaku terasa sempit dan lidahku tidak lancar maka utuslah Harun (bersamaku).
١٤
Ayat
وَلَهُمْ عَلَىَّ ذَنۢبٌ فَأَخَافُ أَن يَقْتُلُونِ١٤
walahum ʿalayya dhanbun fa-akhāfu an yaqtulūni
Artinya: Sebab aku berdosa terhadap mereka, maka aku takut mereka akan membunuhku."
١٥
Ayat
قَالَ كَلَّا‌ۖ فَٱذْهَبَا بِـَٔـايَـٰتِنَآ‌ۖ إِنَّا مَعَكُم مُّسْتَمِعُونَ١٥
qāla kallā fa-idh'habā biāyātinā innā maʿakum mus'tamiʿūna
Artinya: (Allah) berfirman, "Jangan takut (mereka tidak akan dapat membunuhmu)! Maka pergilah kamu berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mukjizat-mukjizat); sungguh, Kami bersamamu mendengarkan (apa yang mereka katakan),
١٦
Ayat
فَأْتِيَا فِرْعَوْنَ فَقُولَآ إِنَّا رَسُولُ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ١٦
fatiyā fir'ʿawna faqūlā innā rasūlu rabbi l-ʿālamīna
Artinya: maka datanglah kamu berdua kepada Fir'aun dan katakan, "Sesungguhnya kami adalah rasul-rasul Tuhan seluruh alam,
١٧
Ayat
أَنْ أَرْسِلْ مَعَنَا بَنِىٓ إِسْرَٲٓءِيلَ١٧
an arsil maʿanā banī is'rāīla
Artinya: lepaskanlah Bani Israil (pergi) bersama kami."
١٨
Ayat
قَالَ أَلَمْ نُرَبِّكَ فِينَا وَلِيدًا وَلَبِثْتَ فِينَا مِنْ عُمُرِكَ سِنِينَ١٨
qāla alam nurabbika fīnā walīdan walabith'ta fīnā min ʿumurika sinīna
Artinya: Dia (Fir'aun) menjawab, "Bukankah kami telah mengasuhmu dalam lingkungan (keluarga) kami, waktu engkau masih kanak-kanak dan engkau tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu.
١٩
Ayat
وَفَعَلْتَ فَعْلَتَكَ ٱلَّتِى فَعَلْتَ وَأَنتَ مِنَ ٱلْكَـٰفِرِينَ١٩
wafaʿalta faʿlataka allatī faʿalta wa-anta mina l-kāfirīna
Artinya: Dan engkau (Musa) telah melakukan (kesalahan dari) perbuatan yang telah engkau lakukan dan engkau termasuk orang yang tidak tahu berterima kasih."
٢٠
Ayat
قَالَ فَعَلْتُهَآ إِذًا وَأَنَا۟ مِنَ ٱلضَّآلِّينَ٢٠
qāla faʿaltuhā idhan wa-anā mina l-ḍālīna
Artinya: Dia (Musa) berkata, "Aku telah melakukannya, dan ketika itu aku termasuk orang yang khilaf.
٢١
Ayat
فَفَرَرْتُ مِنكُمْ لَمَّا خِفْتُكُمْ فَوَهَبَ لِى رَبِّى حُكْمًا وَجَعَلَنِى مِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ٢١
fafarartu minkum lammā khif'tukum fawahaba lī rabbī ḥuk'man wajaʿalanī mina l-mur'salīna
Artinya: Lalu aku lari darimu karena aku takut kepadamu, kemudian Tuhanku menganugerahkan ilmu kepadaku serta Dia menjadikan aku salah seorang di antara rasul-rasul.
٢٢
Ayat
وَتِلْكَ نِعْمَةٌ تَمُنُّهَا عَلَىَّ أَنْ عَبَّدتَّ بَنِىٓ إِسْرَٲٓءِيلَ٢٢
watil'ka niʿ'matun tamunnuhā ʿalayya an ʿabbadtta banī is'rāīla
Artinya: Dan itulah kebaikan yang telah engkau berikan kepadaku, (sementara) itu engkau telah memperbudak Bani Israil."
٢٣
Ayat
قَالَ فِرْعَوْنُ وَمَا رَبُّ ٱلْعَـٰلَمِينَ٢٣
qāla fir'ʿawnu wamā rabbu l-ʿālamīna
Artinya: Fir'aun bertanya, "Siapa Tuhan seluruh alam itu?"
٢٤
Ayat
قَالَ رَبُّ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَآ‌ۖ إِن كُنتُم مُّوقِنِينَ٢٤
qāla rabbu l-samāwāti wal-arḍi wamā baynahumā in kuntum mūqinīna
Artinya: Dia (Musa) menjawab, "Tuhan Pencipta langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya (itulah Tuhanmu), jika kamu mempercayai-Nya."
٢٥
Ayat
قَالَ لِمَنْ حَوْلَهُۥٓ أَلَا تَسْتَمِعُونَ٢٥
qāla liman ḥawlahu alā tastamiʿūna
Artinya: Dia (Fir'aun) berkata kepada orang-orang di sekelilingnya, "Apakah kamu tidak mendengar (apa yang dikatakannya)?"
٢٦
Ayat
قَالَ رَبُّكُمْ وَرَبُّ ءَابَآئِكُمُ ٱلْأَوَّلِينَ٢٦
qāla rabbukum warabbu ābāikumu l-awalīna
Artinya: Dia (Musa) berkata, "(Dia) Tuhanmu dan dan juga Tuhan nenek moyangmu terdahulu."
٢٧
Ayat
قَالَ إِنَّ رَسُولَكُمُ ٱلَّذِىٓ أُرْسِلَ إِلَيْكُمْ لَمَجْنُونٌ٢٧
qāla inna rasūlakumu alladhī ur'sila ilaykum lamajnūnun
Artinya: Dia (Fir'aun) berkata, "Sungguh, Rasulmu yang diutus kepada kamu benar-benar orang gila."
٢٨
Ayat
قَالَ رَبُّ ٱلْمَشْرِقِ وَٱلْمَغْرِبِ وَمَا بَيْنَهُمَآ‌ۖ إِن كُنتُمْ تَعْقِلُونَ٢٨
qāla rabbu l-mashriqi wal-maghribi wamā baynahumā in kuntum taʿqilūna
Artinya: Dia (Musa) berkata, "(Dialah) Tuhan (yang menguasai) timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya; jika kamu mengerti."
٢٩
Ayat
قَالَ لَئِنِ ٱتَّخَذْتَ إِلَـٰهًا غَيْرِى لَأَجْعَلَنَّكَ مِنَ ٱلْمَسْجُونِينَ٢٩
qāla la-ini ittakhadhta ilāhan ghayrī la-ajʿalannaka mina l-masjūnīna
Artinya: Dia (Fir'aun) berkata, "Sungguh, jika engkau menyembah Tuhan selain aku, pasti aku masukkan engkau ke dalam penjara."
٣٠
Ayat
قَالَ أَوَلَوْ جِئْتُكَ بِشَىْءٍ مُّبِينٍ٣٠
qāla awalaw ji'tuka bishayin mubīnin
Artinya: Dia (Musa) berkata, "Apakah (engkau akan melakukan itu) sekalipun aku tunjukkan kepadamu suatu (bukti) yang nyata?"
٣١
Ayat
قَالَ فَأْتِ بِهِۦٓ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّـٰدِقِينَ٣١
qāla fati bihi in kunta mina l-ṣādiqīna
Artinya: Dia (Fir'aun) berkata, "Tunjukkan sesuatu (bukti yang nyata) itu, jika engkau termasuk orang yang benar!"
٣٢
Ayat
فَأَلْقَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِىَ ثُعْبَانٌ مُّبِينٌ٣٢
fa-alqā ʿaṣāhu fa-idhā hiya thuʿ'bānun mubīnun
Artinya: Maka dia (Musa) melemparkan tongkatnya, tiba-tiba tongkat itu menjadi ular besar yang nyata.
٣٣
Ayat
وَنَزَعَ يَدَهُۥ فَإِذَا هِىَ بَيْضَآءُ لِلنَّـٰظِرِينَ٣٣
wanazaʿa yadahu fa-idhā hiya bayḍāu lilnnāẓirīna
Artinya: Dan dia mengeluarkan tangannya (dari dalam bajunya), tiba-tiba tangan itu menjadi putih (bercahaya) bagi orang-orang yang melihatnya.
٣٤
Ayat
قَالَ لِلْمَلَإِ حَوْلَهُۥٓ إِنَّ هَـٰذَا لَسَـٰحِرٌ عَلِيمٌ٣٤
qāla lil'mala-i ḥawlahu inna hādhā lasāḥirun ʿalīmun
Artinya: Dia (Fir'aun) berkata kepada para pemuka di sekelilingnya, "Sesungguhnya dia (Musa) ini pasti seorang penyihir yang pandai,
٣٥
Ayat
يُرِيدُ أَن يُخْرِجَكُم مِّنْ أَرْضِكُم بِسِحْرِهِۦ فَمَاذَا تَأْمُرُونَ٣٥
yurīdu an yukh'rijakum min arḍikum bisiḥ'rihi famādhā tamurūna
Artinya: dia hendak mengusir kamu dari negerimu dengan sihirnya; karena itu apakah yang kamu sarankan?"
٣٦
Ayat
قَالُوٓاْ أَرْجِهْ وَأَخَاهُ وَٱبْعَثْ فِى ٱلْمَدَآئِنِ حَـٰشِرِينَ٣٦
qālū arjih wa-akhāhu wa-ib'ʿath fī l-madāini ḥāshirīna
Artinya: Mereka menjawab, "Tahanlah (untuk sementara) dia dan saudaranya, dan utuslah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (pesihir),
٣٧
Ayat
يَأْتُوكَ بِكُلِّ سَحَّارٍ عَلِيمٍ٣٧
yatūka bikulli saḥḥārin ʿalīmin
Artinya: niscaya mereka akan mendatangkan semua pesihir yang pandai kepadamu.
٣٨
Ayat
فَجُمِعَ ٱلسَّحَرَةُ لِمِيقَـٰتِ يَوْمٍ مَّعْلُومٍ٣٨
fajumiʿa l-saḥaratu limīqāti yawmin maʿlūmin
Artinya: Lalu dikumpulkanlah para pesihir pada waktu (yang ditetapkan) di hari yang telah ditentukan,
٣٩
Ayat
وَقِيلَ لِلنَّاسِ هَلْ أَنتُم مُّجْتَمِعُونَ٣٩
waqīla lilnnāsi hal antum muj'tamiʿūna
Artinya: dan diumumkan kepada orang banyak, "Berkumpullah kamu semua,
٤٠
Ayat
لَعَلَّنَا نَتَّبِعُ ٱلسَّحَرَةَ إِن كَانُواْ هُمُ ٱلْغَـٰلِبِينَ٤٠
laʿallanā nattabiʿu l-saḥarata in kānū humu l-ghālibīna
Artinya: agar kita mengikuti para pesihir itu, jika mereka yang menang."
٤١
Ayat
فَلَمَّا جَآءَ ٱلسَّحَرَةُ قَالُواْ لِفِرْعَوْنَ أَئِنَّ لَنَا لَأَجْرًا إِن كُنَّا نَحْنُ ٱلْغَـٰلِبِينَ٤١
falammā jāa l-saḥaratu qālū lifir'ʿawna a-inna lanā la-ajran in kunnā naḥnu l-ghālibīna
Artinya: Maka ketika para pesihir datang, mereka berkata kepada Fir'aun, "Apakah kami benar-benar akan mendapat imbalan yang besar jika kami yang menang?"
٤٢
Ayat
قَالَ نَعَمْ وَإِنَّكُمْ إِذًا لَّمِنَ ٱلْمُقَرَّبِينَ٤٢
qāla naʿam wa-innakum idhan lamina l-muqarabīna
Artinya: Dia (Fir'aun) menjawab, "Ya, dan bahkan kamu pasti akan mendapat kedudukan yang dekat (dariku)."
٤٣
Ayat
قَالَ لَهُم مُّوسَىٰٓ أَلْقُواْ مَآ أَنتُم مُّلْقُونَ٤٣
qāla lahum mūsā alqū mā antum mul'qūna
Artinya: Dia (Musa) berkata kepada mereka, "Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan."
٤٤
Ayat
فَأَلْقَوْاْ حِبَالَهُمْ وَعِصِيَّهُمْ وَقَالُواْ بِعِزَّةِ فِرْعَوْنَ إِنَّا لَنَحْنُ ٱلْغَـٰلِبُونَ٤٤
fa-alqaw ḥibālahum waʿiṣiyyahum waqālū biʿizzati fir'ʿawna innā lanaḥnu l-ghālibūna
Artinya: Lalu mereka melemparkan tali-temali dan tongkat-tongkat mereka seraya berkata, "Demi kemuliaan Fir'aun, pasti kamilah yang akan menang."
٤٥
Ayat
فَأَلْقَىٰ مُوسَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِىَ تَلْقَفُ مَا يَأْفِكُونَ٤٥
fa-alqā mūsā ʿaṣāhu fa-idhā hiya talqafu mā yafikūna
Artinya: Kemudian Musa melemparkan tongkatnya, maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu.
٤٦
Ayat
فَأُلْقِىَ ٱلسَّحَرَةُ سَـٰجِدِينَ٤٦
fa-ul'qiya l-saḥaratu sājidīna
Artinya: Maka menyungkurlah para pesihir itu, bersujud,
٤٧
Ayat
قَالُوٓاْ ءَامَنَّا بِرَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ٤٧
qālū āmannā birabbi l-ʿālamīna
Artinya: mereka berkata, "Kami beriman kepada Tuhan seluruh alam,
٤٨
Ayat
رَبِّ مُوسَىٰ وَهَـٰرُونَ٤٨
rabbi mūsā wahārūna
Artinya: (yaitu) Tuhannya Musa dan Harun."
٤٩
Ayat
قَالَ ءَامَنتُمْ لَهُۥ قَبْلَ أَنْ ءَاذَنَ لَكُمْ‌ۖ إِنَّهُۥ لَكَبِيرُكُمُ ٱلَّذِى عَلَّمَكُمُ ٱلسِّحْرَ فَلَسَوْفَ تَعْلَمُونَ‌ۚ لَأُقَطِّعَنَّ أَيْدِيَكُمْ وَأَرْجُلَكُم مِّنْ خِلَـٰفٍ وَلَأُصَلِّبَنَّكُمْ أَجْمَعِينَ٤٩
qāla āmantum lahu qabla an ādhana lakum innahu lakabīrukumu alladhī ʿallamakumu l-siḥ'ra falasawfa taʿlamūna la-uqaṭṭiʿanna aydiyakum wa-arjulakum min khilāfin wala-uṣallibannakum ajmaʿīna
Artinya: Dia (Fir'aun) berkata, "Mengapa kamu beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu. Nanti kamu pasti akan tahu (akibat perbuatanmu). Pasti akan kupotong tangan dan kakimu bersilang dan sungguh akan aku salib semuanya."
٥٠
Ayat
قَالُواْ لَا ضَيْرَ‌ۖ إِنَّآ إِلَىٰ رَبِّنَا مُنقَلِبُونَ٥٠
qālū lā ḍayra innā ilā rabbinā munqalibūna
Artinya: Mereka berkata, "Tidak ada yang kami takutkan, karena kami akan kembali kepada Tuhan kami.
٥١
Ayat
إِنَّا نَطْمَعُ أَن يَغْفِرَ لَنَا رَبُّنَا خَطَـٰيَـٰنَآ أَن كُنَّآ أَوَّلَ ٱلْمُؤْمِنِينَ٥١
innā naṭmaʿu an yaghfira lanā rabbunā khaṭāyānā an kunnā awwala l-mu'minīna
Artinya: Sesungguhnya kami sangat menginginkan sekiranya Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena menjadi orang yang pertama-tama beriman."
٥٢
Ayat
۞ وَأَوْحَيْنَآ إِلَىٰ مُوسَىٰٓ أَنْ أَسْرِ بِعِبَادِىٓ إِنَّكُم مُّتَّبَعُونَ٥٢
wa-awḥaynā ilā mūsā an asri biʿibādī innakum muttabaʿūna
Artinya: Dan Kami wahyukan (perintahkan) kepada Musa, "Pergilah pada malam hari dengan membawa hamba-hamba-Ku (Bani Israil), sebab pasti kamu akan dikejar."
٥٣
Ayat
فَأَرْسَلَ فِرْعَوْنُ فِى ٱلْمَدَآئِنِ حَـٰشِرِينَ٥٣
fa-arsala fir'ʿawnu fī l-madāini ḥāshirīna
Artinya: Kemudian Fir'aun mengirimkan orang ke kota-kota untuk mengumpulkan (bala tentaranya).
٥٤
Ayat
إِنَّ هَـٰٓؤُلَآءِ لَشِرْذِمَةٌ قَلِيلُونَ٥٤
inna hāulāi lashir'dhimatun qalīlūna
Artinya: (Fir'aun berkata), "Sesungguhnya mereka (Bani Israil) hanya sekelompok kecil,
٥٥
Ayat
وَإِنَّهُمْ لَنَا لَغَآئِظُونَ٥٥
wa-innahum lanā laghāiẓūna
Artinya: dan sesungguhnya mereka telah berbuat hal-hal yang menimbulkan amarah kita,
٥٦
Ayat
وَإِنَّا لَجَمِيعٌ حَـٰذِرُونَ٥٦
wa-innā lajamīʿun ḥādhirūna
Artinya: dan sesungguhnya kita semua tanpa kecuali harus selalu waspada."
٥٧
Ayat
فَأَخْرَجْنَـٰهُم مِّن جَنَّـٰتٍ وَعُيُونٍ٥٧
fa-akhrajnāhum min jannātin waʿuyūnin
Artinya: Kemudian, Kami keluarkan mereka (Fir'aun dan kaumnya) dari taman-taman dan mata air,
٥٨
Ayat
وَكُنُوزٍ وَمَقَامٍ كَرِيمٍ٥٨
wakunūzin wamaqāmin karīmin
Artinya: dan (dari) harta kekayaan dan kedudukan yang mulia,
٥٩
Ayat
كَذَٲلِكَ وَأَوْرَثْنَـٰهَا بَنِىٓ إِسْرَٲٓءِيلَ٥٩
kadhālika wa-awrathnāhā banī is'rāīla
Artinya: demikianlah, dan Kami anugerahkan semuanya (itu) kepada Bani Israil.
٦٠
Ayat
فَأَتْبَعُوهُم مُّشْرِقِينَ٦٠
fa-atbaʿūhum mush'riqīna
Artinya: Lalu (Fir'aun dan bala tentaranya) dapat menyusul mereka pada waktu matahari terbit.
٦١
Ayat
فَلَمَّا تَرَٲٓءَا ٱلْجَمْعَانِ قَالَ أَصْحَـٰبُ مُوسَىٰٓ إِنَّا لَمُدْرَكُونَ٦١
falammā tarāā l-jamʿāni qāla aṣḥābu mūsā innā lamud'rakūna
Artinya: Maka ketika kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa, "Kita benar-benar akan tersusul."
٦٢
Ayat
قَالَ كَلَّآ‌ۖ إِنَّ مَعِىَ رَبِّى سَيَهْدِينِ٦٢
qāla kallā inna maʿiya rabbī sayahdīni
Artinya: Dia (Musa) menjawab, "Sekali-kali tidak akan (tersusul); sesungguhnya Tuhanku bersamaku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku."
٦٣
Ayat
فَأَوْحَيْنَآ إِلَىٰ مُوسَىٰٓ أَنِ ٱضْرِب بِّعَصَاكَ ٱلْبَحْرَ‌ۖ فَٱنفَلَقَ فَكَانَ كُلُّ فِرْقٍ كَٱلطَّوْدِ ٱلْعَظِيمِ٦٣
fa-awḥaynā ilā mūsā ani iḍ'rib biʿaṣāka l-baḥra fa-infalaqa fakāna kullu fir'qin kal-ṭawdi l-ʿaẓīmi
Artinya: Lalu Kami wahyukan kepada Musa, "Pukullah laut itu dengan tongkatmu." Maka terbelahlah lautan itu, dan setiap belahan seperti gunung yang besar.
٦٤
Ayat
وَأَزْلَفْنَا ثَمَّ ٱلْأَخَرِينَ٦٤
wa-azlafnā thamma l-ākharīna
Artinya: Dan di sanalah Kami dekatkan golongan yang lain.
٦٥
Ayat
وَأَنجَيْنَا مُوسَىٰ وَمَن مَّعَهُۥٓ أَجْمَعِينَ٦٥
wa-anjaynā mūsā waman maʿahu ajmaʿīna
Artinya: Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang bersamanya.
٦٦
Ayat
ثُمَّ أَغْرَقْنَا ٱلْأَخَرِينَ٦٦
thumma aghraqnā l-ākharīna
Artinya: Kemudian Kami tenggelamkan golongan yang lain.
٦٧
Ayat
إِنَّ فِى ذَٲلِكَ لَأَيَةً‌ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ٦٧
inna fī dhālika laāyatan wamā kāna aktharuhum mu'minīna
Artinya: Sungguh, pada yang demikian itu terdapat suatu tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
٦٨
Ayat
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ٦٨
wa-inna rabbaka lahuwa l-ʿazīzu l-raḥīmu
Artinya: Dan sesungguhnya Tuhanmu Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
٦٩
Ayat
وَٱتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ إِبْرَٲهِيمَ٦٩
wa-ut'lu ʿalayhim naba-a ib'rāhīma
Artinya: Dan bacakanlah kepada mereka kisah Ibrahim.
٧٠
Ayat
إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِۦ مَا تَعْبُدُونَ٧٠
idh qāla li-abīhi waqawmihi mā taʿbudūna
Artinya: Ketika dia (Ibrahim) berkata kepada ayahnya dan kaumnya, "Apakah yang kamu sembah?"
٧١
Ayat
قَالُواْ نَعْبُدُ أَصْنَامًا فَنَظَلُّ لَهَا عَـٰكِفِينَ٧١
qālū naʿbudu aṣnāman fanaẓallu lahā ʿākifīna
Artinya: Mereka menjawab, "Kami menyembah berhala-berhala dan kami senantiasa tekun menyembahnya."
٧٢
Ayat
قَالَ هَلْ يَسْمَعُونَكُمْ إِذْ تَدْعُونَ٧٢
qāla hal yasmaʿūnakum idh tadʿūna
Artinya: Dia (Ibrahim) berkata, "Apakah mereka mendengarmu ketika kamu berdoa (kepadanya)?,
٧٣
Ayat
أَوْ يَنفَعُونَكُمْ أَوْ يَضُرُّونَ٧٣
aw yanfaʿūnakum aw yaḍurrūna
Artinya: atau (dapatkah) mereka memberi manfaat atau mencelakakan kamu?"
٧٤
Ayat
قَالُواْ بَلْ وَجَدْنَآ ءَابَآءَنَا كَذَٲلِكَ يَفْعَلُونَ٧٤
qālū bal wajadnā ābāanā kadhālika yafʿalūna
Artinya: Mereka menjawab, "Tidak, tetapi kami dapati nenek moyang kami berbuat begitu."
٧٥
Ayat
قَالَ أَفَرَءَيْتُم مَّا كُنتُمْ تَعْبُدُونَ٧٥
qāla afara-aytum mā kuntum taʿbudūna
Artinya: Dia (Ibrahim) berkata, "Apakah kamu memperhatikan apa yang kamu sembah,
٧٦
Ayat
أَنتُمْ وَءَابَآؤُكُمُ ٱلْأَقْدَمُونَ٧٦
antum waābāukumu l-aqdamūna
Artinya: kamu dan nenek moyang kamu yang terdahulu?
٧٧
Ayat
فَإِنَّهُمْ عَدُوٌّ لِّىٓ إِلَّا رَبَّ ٱلْعَـٰلَمِينَ٧٧
fa-innahum ʿaduwwun lī illā rabba l-ʿālamīna
Artinya: sesungguhnya mereka (apa yang kamu sembah) itu musuhku, lain halnya Tuhan seluruh alam,
٧٨
Ayat
ٱلَّذِى خَلَقَنِى فَهُوَ يَهْدِينِ٧٨
alladhī khalaqanī fahuwa yahdīni
Artinya: (yaitu) Yang telah menciptakan aku, maka Dia yang memberi petunjuk kepadaku,
٧٩
Ayat
وَٱلَّذِى هُوَ يُطْعِمُنِى وَيَسْقِينِ٧٩
wa-alladhī huwa yuṭ'ʿimunī wayasqīni
Artinya: dan Yang memberi makan dan minum kepadaku,
٨٠
Ayat
وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ٨٠
wa-idhā mariḍ'tu fahuwa yashfīni
Artinya: dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku,
٨١
Ayat
وَٱلَّذِى يُمِيتُنِى ثُمَّ يُحْيِينِ٨١
wa-alladhī yumītunī thumma yuḥ'yīni
Artinya: dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali),
٨٢
Ayat
وَٱلَّذِىٓ أَطْمَعُ أَن يَغْفِرَ لِى خَطِيٓــَٔتِى يَوْمَ ٱلدِّينِ٨٢
wa-alladhī aṭmaʿu an yaghfira lī khaṭīatī yawma l-dīni
Artinya: dan Yang sangat ku inginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari Kiamat."
٨٣
Ayat
رَبِّ هَبْ لِى حُكْمًا وَأَلْحِقْنِى بِٱلصَّـٰلِحِينَ٨٣
rabbi hab lī ḥuk'man wa-alḥiq'nī bil-ṣāliḥīna
Artinya: (Ibrahim berdoa), "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku ilmu dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh,
٨٤
Ayat
وَٱجْعَل لِّى لِسَانَ صِدْقٍ فِى ٱلْأَخِرِينَ٨٤
wa-ij'ʿal lī lisāna ṣid'qin fī l-ākhirīna
Artinya: dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian,
٨٥
Ayat
وَٱجْعَلْنِى مِن وَرَثَةِ جَنَّةِ ٱلنَّعِيمِ٨٥
wa-ij'ʿalnī min warathati jannati l-naʿīmi
Artinya: dan jadikanlah aku termasuk orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan,
٨٦
Ayat
وَٱغْفِرْ لِأَبِىٓ إِنَّهُۥ كَانَ مِنَ ٱلضَّآلِّينَ٨٦
wa-igh'fir li-abī innahu kāna mina l-ḍālīna
Artinya: dan ampunilah ayahku, sesungguhnya dia termasuk orang yang sesat,
٨٧
Ayat
وَلَا تُخْزِنِى يَوْمَ يُبْعَثُونَ٨٧
walā tukh'zinī yawma yub'ʿathūna
Artinya: dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan,
٨٨
Ayat
يَوْمَ لَا يَنفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ٨٨
yawma lā yanfaʿu mālun walā banūna
Artinya: (yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna,
٨٩
Ayat
إِلَّا مَنْ أَتَى ٱللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ٨٩
illā man atā l-laha biqalbin salīmin
Artinya: kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,
٩٠
Ayat
وَأُزْلِفَتِ ٱلْجَنَّةُ لِلْمُتَّقِينَ٩٠
wa-uz'lifati l-janatu lil'muttaqīna
Artinya: dan surga didekatkan kepada orang-orang yang bertakwa,
٩١
Ayat
وَبُرِّزَتِ ٱلْجَحِيمُ لِلْغَاوِينَ٩١
waburrizati l-jaḥīmu lil'ghāwīna
Artinya: dan neraka Jahim diperlihatkan dengan jelas kepada orang-orang yang sesat,"
٩٢
Ayat
وَقِيلَ لَهُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ تَعْبُدُونَ٩٢
waqīla lahum ayna mā kuntum taʿbudūna
Artinya: dan dikatakan kepada mereka, "Di mana berhala-berhala yang dahulu kamu sembah,
٩٣
Ayat
مِن دُونِ ٱللَّهِ هَلْ يَنصُرُونَكُمْ أَوْ يَنتَصِرُونَ٩٣
min dūni l-lahi hal yanṣurūnakum aw yantaṣirūna
Artinya: selain Allah? Dapatkah mereka menolong kamu atau menolong diri mereka sendiri?"
٩٤
Ayat
فَكُبْكِبُواْ فِيهَا هُمْ وَٱلْغَاوُۥنَ٩٤
fakub'kibū fīhā hum wal-ghāwūna
Artinya: Maka mereka (sesembahan itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama orang-orang yang sesat,
٩٥
Ayat
وَجُنُودُ إِبْلِيسَ أَجْمَعُونَ٩٥
wajunūdu ib'līsa ajmaʿūna
Artinya: dan bala tentara Iblis semuanya.
٩٦
Ayat
قَالُواْ وَهُمْ فِيهَا يَخْتَصِمُونَ٩٦
qālū wahum fīhā yakhtaṣimūna
Artinya: Mereka berkata sambil bertengkar di dalamnya (neraka),
٩٧
Ayat
تَٱللَّهِ إِن كُنَّا لَفِى ضَلَـٰلٍ مُّبِينٍ٩٧
tal-lahi in kunnā lafī ḍalālin mubīnin
Artinya: "Demi Allah, sesungguhnya kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata,
٩٨
Ayat
إِذْ نُسَوِّيكُم بِرَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ٩٨
idh nusawwīkum birabbi l-ʿālamīna
Artinya: karena kita mempersamakan kamu (berhala-berhala) dengan Tuhan seluruh alam.
٩٩
Ayat
وَمَآ أَضَلَّنَآ إِلَّا ٱلْمُجْرِمُونَ٩٩
wamā aḍallanā illā l-muj'rimūna
Artinya: Dan tidak ada yang menyesatkan kita kecuali orang-orang yang berdosa.
١٠٠
Ayat
فَمَا لَنَا مِن شَـٰفِعِينَ١٠٠
famā lanā min shāfiʿīna
Artinya: Maka (sekarang) kita tidak mempunyai seorang pun pemberi syafaat (penolong),
١٠١
Ayat
وَلَا صَدِيقٍ حَمِيمٍ١٠١
walā ṣadīqin ḥamīmin
Artinya: dan tidak pula mempunyai teman yang akrab.
١٠٢
Ayat
فَلَوْ أَنَّ لَنَا كَرَّةً فَنَكُونَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ١٠٢
falaw anna lanā karratan fanakūna mina l-mu'minīna
Artinya: Maka seandainya kita dapat kembali (ke dunia) niscaya kita menjadi orang-orang yang beriman."
١٠٣
Ayat
إِنَّ فِى ذَٲلِكَ لَأَيَةً‌ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ١٠٣
inna fī dhālika laāyatan wamā kāna aktharuhum mu'minīna
Artinya: Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
١٠٤
Ayat
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ١٠٤
wa-inna rabbaka lahuwa l-ʿazīzu l-raḥīmu
Artinya: Dan sungguh, Tuhanmu benar-benar Dialah Mahaperkasa, Maha Penyayang.
١٠٥
Ayat
كَذَّبَتْ قَوْمُ نُوحٍ ٱلْمُرْسَلِينَ١٠٥
kadhabat qawmu nūḥin l-mur'salīna
Artinya: Kaum Nuh telah mendustakan para rasul.
١٠٦
Ayat
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ نُوحٌ أَلَا تَتَّقُونَ١٠٦
idh qāla lahum akhūhum nūḥun alā tattaqūna
Artinya: Ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?
١٠٧
Ayat
إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ١٠٧
innī lakum rasūlun amīnun
Artinya: Sesungguhnya aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
١٠٨
Ayat
فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ١٠٨
fa-ittaqū l-laha wa-aṭīʿūni
Artinya: maka bertakwalah kamu kepada Allah dan taatlah kepadaku.
١٠٩
Ayat
وَمَآ أَسْــَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ‌ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ١٠٩
wamā asalukum ʿalayhi min ajrin in ajriya illā ʿalā rabbi l-ʿālamīna
Artinya: Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan ini; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam,
١١٠
Ayat
فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ١١٠
fa-ittaqū l-laha wa-aṭīʿūni
Artinya: maka bertakwalah kamu kepada Allah dan taatlah kepadaku."
١١١
Ayat
۞ قَالُوٓاْ أَنُؤْمِنُ لَكَ وَٱتَّبَعَكَ ٱلْأَرْذَلُونَ١١١
qālū anu'minu laka wa-ittabaʿaka l-ardhalūna
Artinya: Mereka berkata, "Apakah kami harus beriman kepadamu, padahal pengikut-pengikutmu orang-orang yang hina?"
١١٢
Ayat
قَالَ وَمَا عِلْمِى بِمَا كَانُواْ يَعْمَلُونَ١١٢
qāla wamā ʿil'mī bimā kānū yaʿmalūna
Artinya: Dia (Nuh) menjawab, "Tidak ada pengetahuanku tentang apa yang mereka kerjakan.
١١٣
Ayat
إِنْ حِسَابُهُمْ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّى‌ۖ لَوْ تَشْعُرُونَ١١٣
in ḥisābuhum illā ʿalā rabbī law tashʿurūna
Artinya: Perhitungan (amal perbuatan) mereka tidak lain hanyalah kepada Tuhanku, jika kamu menyadari.
١١٤
Ayat
وَمَآ أَنَا۟ بِطَارِدِ ٱلْمُؤْمِنِينَ١١٤
wamā anā biṭāridi l-mu'minīna
Artinya: Dan aku tidak akan mengusir orang-orang yang beriman.
١١٥
Ayat
إِنْ أَنَا۟ إِلَّا نَذِيرٌ مُّبِينٌ١١٥
in anā illā nadhīrun mubīnun
Artinya: Aku (ini) hanyalah pemberi peringatan yang jelas."
١١٦
Ayat
قَالُواْ لَئِن لَّمْ تَنتَهِ يَـٰنُوحُ لَتَكُونَنَّ مِنَ ٱلْمَرْجُومِينَ١١٦
qālū la-in lam tantahi yānūḥu latakūnanna mina l-marjūmīna
Artinya: Mereka berkata, "Wahai Nuh! Sungguh, jika engkau tidak (mau) berhenti, niscaya engkau termasuk orang yang dirajam (dilempari batu sampai mati)."
١١٧
Ayat
قَالَ رَبِّ إِنَّ قَوْمِى كَذَّبُونِ١١٧
qāla rabbi inna qawmī kadhabūni
Artinya: Dia (Nuh) berkata, "Ya Tuhanku, sungguh kaumku telah mendustakan aku;
١١٨
Ayat
فَٱفْتَحْ بَيْنِى وَبَيْنَهُمْ فَتْحًا وَنَجِّنِى وَمَن مَّعِىَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ١١٨
fa-if'taḥ baynī wabaynahum fatḥan wanajjinī waman maʿiya mina l-mu'minīna
Artinya: maka berilah keputusan antara aku dengan mereka, dan selamatkanlah aku dan mereka yang beriman bersamaku."
١١٩
Ayat
فَأَنجَيْنَـٰهُ وَمَن مَّعَهُۥ فِى ٱلْفُلْكِ ٱلْمَشْحُونِ١١٩
fa-anjaynāhu waman maʿahu fī l-ful'ki l-mashḥūni
Artinya: Kemudian Kami menyelamatkan Nuh dan orang-orang yang bersamanya di dalam kapal yang penuh muatan.
١٢٠
Ayat
ثُمَّ أَغْرَقْنَا بَعْدُ ٱلْبَاقِينَ١٢٠
thumma aghraqnā baʿdu l-bāqīna
Artinya: Kemudian setelah itu Kami tenggelamkan orang-orang yang tinggal.
١٢١
Ayat
إِنَّ فِى ذَٲلِكَ لَأَيَةً‌ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ١٢١
inna fī dhālika laāyatan wamā kāna aktharuhum mu'minīna
Artinya: Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
١٢٢
Ayat
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ١٢٢
wa-inna rabbaka lahuwa l-ʿazīzu l-raḥīmu
Artinya: Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha penyayang.
١٢٣
Ayat
كَذَّبَتْ عَادٌ ٱلْمُرْسَلِينَ١٢٣
kadhabat ʿādun l-mur'salīna
Artinya: (Kaum) 'Ād telah mendustakan para rasul.
١٢٤
Ayat
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ هُودٌ أَلَا تَتَّقُونَ١٢٤
idh qāla lahum akhūhum hūdun alā tattaqūna
Artinya: Ketika saudara mereka Hud berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?
١٢٥
Ayat
إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ١٢٥
innī lakum rasūlun amīnun
Artinya: Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
١٢٦
Ayat
فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ١٢٦
fa-ittaqū l-laha wa-aṭīʿūni
Artinya: maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
١٢٧
Ayat
وَمَآ أَسْــَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ‌ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ١٢٧
wamā asalukum ʿalayhi min ajrin in ajriya illā ʿalā rabbi l-ʿālamīna
Artinya: Dan aku tidak minta imbalan kepadamu atas ajakan itu; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.
١٢٨
Ayat
أَتَبْنُونَ بِكُلِّ رِيعٍ ءَايَةً تَعْبَثُونَ١٢٨
atabnūna bikulli rīʿin āyatan taʿbathūna
Artinya: Apakah kamu mendirikan istana-istana pada setiap tanah yang tinggi untuk kemegahan tanpa ditempati,
١٢٩
Ayat
وَتَتَّخِذُونَ مَصَانِعَ لَعَلَّكُمْ تَخْلُدُونَ١٢٩
watattakhidhūna maṣāniʿa laʿallakum takhludūna
Artinya: dan kamu membuat benteng-benteng dengan harapan kamu hidup kekal?
١٣٠
Ayat
وَإِذَا بَطَشْتُم بَطَشْتُمْ جَبَّارِينَ١٣٠
wa-idhā baṭashtum baṭashtum jabbārīna
Artinya: Dan apabila kamu menyiksa, maka kamu lakukan secara kejam dan bengis.
١٣١
Ayat
فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ١٣١
fa-ittaqū l-laha wa-aṭīʿūni
Artinya: Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku,
١٣٢
Ayat
وَٱتَّقُواْ ٱلَّذِىٓ أَمَدَّكُم بِمَا تَعْلَمُونَ١٣٢
wa-ittaqū alladhī amaddakum bimā taʿlamūna
Artinya: dan tetaplah kamu bertakwa kepada-Nya yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui.
١٣٣
Ayat
أَمَدَّكُم بِأَنْعَـٰمٍ وَبَنِينَ١٣٣
amaddakum bi-anʿāmin wabanīna
Artinya: Dia (Allah) telah menganugerahkan kepadamu hewan ternak dan anak-anak,
١٣٤
Ayat
وَجَنَّـٰتٍ وَعُيُونٍ١٣٤
wajannātin waʿuyūnin
Artinya: dan kebun-kebun, dan mata air,
١٣٥
Ayat
إِنِّىٓ أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ١٣٥
innī akhāfu ʿalaykum ʿadhāba yawmin ʿaẓīmin
Artinya: sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab pada hari yang besar."
١٣٦
Ayat
قَالُواْ سَوَآءٌ عَلَيْنَآ أَوَعَظْتَ أَمْ لَمْ تَكُن مِّنَ ٱلْوَٲعِظِينَ١٣٦
qālū sawāon ʿalaynā awaʿaẓta am lam takun mina l-wāʿiẓīna
Artinya: Mereka menjawab, "Sama saja bagi kami, apakah engkau memberi nasihat atau tidak memberi nasihat,
١٣٧
Ayat
إِنْ هَـٰذَآ إِلَّا خُلُقُ ٱلْأَوَّلِينَ١٣٧
in hādhā illā khuluqu l-awalīna
Artinya: (agama kami) ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang-orang terdahulu,
١٣٨
Ayat
وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَ١٣٨
wamā naḥnu bimuʿadhabīna
Artinya: dan kami (sama sekali) tidak akan di azab."
١٣٩
Ayat
فَكَذَّبُوهُ فَأَهْلَكْنَـٰهُمْ‌ۗ إِنَّ فِى ذَٲلِكَ لَأَيَةً‌ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ١٣٩
fakadhabūhu fa-ahlaknāhum inna fī dhālika laāyatan wamā kāna aktharuhum mu'minīna
Artinya: Maka mereka mendustakannya (Hud), lalu Kami binasakan mereka. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
١٤٠
Ayat
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ١٤٠
wa-inna rabbaka lahuwa l-ʿazīzu l-raḥīmu
Artinya: Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
١٤١
Ayat
كَذَّبَتْ ثَمُودُ ٱلْمُرْسَلِينَ١٤١
kadhabat thamūdu l-mur'salīna
Artinya: Kaum Samud telah mendustakan para rasul.
١٤٢
Ayat
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ صَـٰلِحٌ أَلَا تَتَّقُونَ١٤٢
idh qāla lahum akhūhum ṣāliḥun alā tattaqūna
Artinya: Ketika saudara mereka Saleh berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?
١٤٣
Ayat
إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ١٤٣
innī lakum rasūlun amīnun
Artinya: Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
١٤٤
Ayat
فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ١٤٤
fa-ittaqū l-laha wa-aṭīʿūni
Artinya: maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
١٤٥
Ayat
وَمَآ أَسْــَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ‌ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ١٤٥
wamā asalukum ʿalayhi min ajrin in ajriya illā ʿalā rabbi l-ʿālamīna
Artinya: Dan aku tidak meminta sesuatu imbalan kepadamu atas ajakan ini, imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.
١٤٦
Ayat
أَتُتْرَكُونَ فِى مَا هَـٰهُنَآ ءَامِنِينَ١٤٦
atut'rakūna fī mā hāhunā āminīna
Artinya: Apakah kamu (mengira) akan dibiarkan tinggal di sini (di negeri kamu ini) dengan aman,
١٤٧
Ayat
فِى جَنَّـٰتٍ وَعُيُونٍ١٤٧
fī jannātin waʿuyūnin
Artinya: di dalam kebun-kebun dan mata air,
١٤٨
Ayat
وَزُرُوعٍ وَنَخْلٍ طَلْعُهَا هَضِيمٌ١٤٨
wazurūʿin wanakhlin ṭalʿuhā haḍīmun
Artinya: dan tanaman-tanaman dan pohon-pohon kurma yang mayangnya lembut.
١٤٩
Ayat
وَتَنْحِتُونَ مِنَ ٱلْجِبَالِ بُيُوتًا فَـٰرِهِينَ١٤٩
watanḥitūna mina l-jibāli buyūtan fārihīna
Artinya: Dan kamu pahat dengan terampil sebagian gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah;
١٥٠
Ayat
فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ١٥٠
fa-ittaqū l-laha wa-aṭīʿūni
Artinya: maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;
١٥١
Ayat
وَلَا تُطِيعُوٓاْ أَمْرَ ٱلْمُسْرِفِينَ١٥١
walā tuṭīʿū amra l-mus'rifīna
Artinya: dan janganlah kamu menaati perintah orang-orang yang melampaui batas,
١٥٢
Ayat
ٱلَّذِينَ يُفْسِدُونَ فِى ٱلْأَرْضِ وَلَا يُصْلِحُونَ١٥٢
alladhīna yuf'sidūna fī l-arḍi walā yuṣ'liḥūna
Artinya: yang berbuat kerusakan di bumi dan tidak mengadakan perbaikan."
١٥٣
Ayat
قَالُوٓاْ إِنَّمَآ أَنتَ مِنَ ٱلْمُسَحَّرِينَ١٥٣
qālū innamā anta mina l-musaḥarīna
Artinya: Mereka berkata, "Sungguh, engkau hanyalah termasuk orang yang kena sihir;
١٥٤
Ayat
مَآ أَنتَ إِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُنَا فَأْتِ بِـَٔـايَةٍ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّـٰدِقِينَ١٥٤
mā anta illā basharun mith'lunā fati biāyatin in kunta mina l-ṣādiqīna
Artinya: engkau hanyalah manusia seperti kami; maka datangkanlah suatu mukjizat jika engkau termasuk orang yang benar."
١٥٥
Ayat
قَالَ هَـٰذِهِۦ نَاقَةٌ لَّهَا شِرْبٌ وَلَكُمْ شِرْبُ يَوْمٍ مَّعْلُومٍ١٥٥
qāla hādhihi nāqatun lahā shir'bun walakum shir'bu yawmin maʿlūmin
Artinya: Dia (Saleh) menjawab, "Ini seekor unta betina, yang berhak mendapatkan (giliran) minum, dan kamu juga berhak mendapatkan minum pada hari yang ditentukan.
١٥٦
Ayat
وَلَا تَمَسُّوهَا بِسُوٓءٍ فَيَأْخُذَكُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَظِيمٍ١٥٦
walā tamassūhā bisūin fayakhudhakum ʿadhābu yawmin ʿaẓīmin
Artinya: Dan jangan kamu menyentuhnya (unta itu) dengan jahat, nanti kamu akan ditimpa azab pada hari yang dahsyat."
١٥٧
Ayat
فَعَقَرُوهَا فَأَصْبَحُواْ نَـٰدِمِينَ١٥٧
faʿaqarūhā fa-aṣbaḥū nādimīna
Artinya: Kemudian mereka membunuhnya, lalu mereka merasa menyesal,
١٥٨
Ayat
فَأَخَذَهُمُ ٱلْعَذَابُ‌ۗ إِنَّ فِى ذَٲلِكَ لَأَيَةً‌ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ١٥٨
fa-akhadhahumu l-ʿadhābu inna fī dhālika laāyatan wamā kāna aktharuhum mu'minīna
Artinya: maka mereka ditimpa azab. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
١٥٩
Ayat
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ١٥٩
wa-inna rabbaka lahuwa l-ʿazīzu l-raḥīmu
Artinya: Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
١٦٠
Ayat
كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوطٍ ٱلْمُرْسَلِينَ١٦٠
kadhabat qawmu lūṭin l-mur'salīna
Artinya: Kaum Luṭ telah mendustakan para rasul,
١٦١
Ayat
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ لُوطٌ أَلَا تَتَّقُونَ١٦١
idh qāla lahum akhūhum lūṭun alā tattaqūna
Artinya: ketika saudara mereka Luṭ berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?"
١٦٢
Ayat
إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ١٦٢
innī lakum rasūlun amīnun
Artinya: Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
١٦٣
Ayat
فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ١٦٣
fa-ittaqū l-laha wa-aṭīʿūni
Artinya: maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
١٦٤
Ayat
وَمَآ أَسْــَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ‌ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ١٦٤
wamā asalukum ʿalayhi min ajrin in ajriya illā ʿalā rabbi l-ʿālamīna
Artinya: Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan ini; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.
١٦٥
Ayat
أَتَأْتُونَ ٱلذُّكْرَانَ مِنَ ٱلْعَـٰلَمِينَ١٦٥
atatūna l-dhuk'rāna mina l-ʿālamīna
Artinya: Mengapa kamu mendatangi kaum laki-laki dari manusia (berbuat homoseks),
١٦٦
Ayat
وَتَذَرُونَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُم مِّنْ أَزْوَٲجِكُم‌ۚ بَلْ أَنتُمْ قَوْمٌ عَادُونَ١٦٦
watadharūna mā khalaqa lakum rabbukum min azwājikum bal antum qawmun ʿādūna
Artinya: dan kamu tinggalkan (perempuan) yang diciptakan Tuhan untuk menjadi istri-istri kamu? Kamu (memang) orang-orang yang melampaui batas."
١٦٧
Ayat
قَالُواْ لَئِن لَّمْ تَنتَهِ يَـٰلُوطُ لَتَكُونَنَّ مِنَ ٱلْمُخْرَجِينَ١٦٧
qālū la-in lam tantahi yālūṭu latakūnanna mina l-mukh'rajīna
Artinya: Mereka menjawab, "Wahai Luṭ! Jika engkau tidak berhenti, tentu engkau termasuk orang-orang yang terusir."
١٦٨
Ayat
قَالَ إِنِّى لِعَمَلِكُم مِّنَ ٱلْقَالِينَ١٦٨
qāla innī liʿamalikum mina l-qālīna
Artinya: Dia (Luṭ) berkata, "Aku sungguh benci kepada perbuatanmu."
١٦٩
Ayat
رَبِّ نَجِّنِى وَأَهْلِى مِمَّا يَعْمَلُونَ١٦٩
rabbi najjinī wa-ahlī mimmā yaʿmalūna
Artinya: (Luṭ berdoa), "Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dan keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan."
١٧٠
Ayat
فَنَجَّيْنَـٰهُ وَأَهْلَهُۥٓ أَجْمَعِينَ١٧٠
fanajjaynāhu wa-ahlahu ajmaʿīna
Artinya: Lalu Kami selamatkan dia bersama keluarganya semua,
١٧١
Ayat
إِلَّا عَجُوزًا فِى ٱلْغَـٰبِرِينَ١٧١
illā ʿajūzan fī l-ghābirīna
Artinya: kecuali seorang perempuan tua (istrinya), yang termasuk dalam golongan yang ditinggal.
١٧٢
Ayat
ثُمَّ دَمَّرْنَا ٱلْأَخَرِينَ١٧٢
thumma dammarnā l-ākharīna
Artinya: Kemudian Kami binasakan yang lain.
١٧٣
Ayat
وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِم مَّطَرًا‌ۖ فَسَآءَ مَطَرُ ٱلْمُنذَرِينَ١٧٣
wa-amṭarnā ʿalayhim maṭaran fasāa maṭaru l-mundharīna
Artinya: Dan Kami hujani mereka (dengan hujan batu), maka betapa buruk hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu.
١٧٤
Ayat
إِنَّ فِى ذَٲلِكَ لَأَيَةً‌ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ١٧٤
inna fī dhālika laāyatan wamā kāna aktharuhum mu'minīna
Artinya: Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
١٧٥
Ayat
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ١٧٥
wa-inna rabbaka lahuwa l-ʿazīzu l-raḥīmu
Artinya: Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
١٧٦
Ayat
كَذَّبَ أَصْحَـٰبُ لْــَٔيْكَةِ ٱلْمُرْسَلِينَ١٧٦
kadhaba aṣḥābu al'aykati l-mur'salīna
Artinya: Penduduk Aikah telah mendustakan para rasul;
١٧٧
Ayat
إِذْ قَالَ لَهُمْ شُعَيْبٌ أَلَا تَتَّقُونَ١٧٧
idh qāla lahum shuʿaybun alā tattaqūna
Artinya: ketika Syu'aib berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?
١٧٨
Ayat
إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ١٧٨
innī lakum rasūlun amīnun
Artinya: Sungguh, aku adalah rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
١٧٩
Ayat
فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ١٧٩
fa-ittaqū l-laha wa-aṭīʿūni
Artinya: maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;
١٨٠
Ayat
وَمَآ أَسْــَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ‌ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ١٨٠
wamā asalukum ʿalayhi min ajrin in ajriya illā ʿalā rabbi l-ʿālamīna
Artinya: dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan ini; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.
١٨١
Ayat
۞ أَوْفُواْ ٱلْكَيْلَ وَلَا تَكُونُواْ مِنَ ٱلْمُخْسِرِينَ١٨١
awfū l-kayla walā takūnū mina l-mukh'sirīna
Artinya: Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu merugikan orang lain;
١٨٢
Ayat
وَزِنُواْ بِٱلْقِسْطَاسِ ٱلْمُسْتَقِيمِ١٨٢
wazinū bil-qis'ṭāsi l-mus'taqīmi
Artinya: dan timbanglah dengan timbangan yang benar.
١٨٣
Ayat
وَلَا تَبْخَسُواْ ٱلنَّاسَ أَشْيَآءَهُمْ وَلَا تَعْثَوْاْ فِى ٱلْأَرْضِ مُفْسِدِينَ١٨٣
walā tabkhasū l-nāsa ashyāahum walā taʿthaw fī l-arḍi muf'sidīna
Artinya: Dan janganlah kamu merugikan manusia dengan mengurangi hak-haknya dan janganlah membuat kerusakan di bumi;
١٨٤
Ayat
وَٱتَّقُواْ ٱلَّذِى خَلَقَكُمْ وَٱلْجِبِلَّةَ ٱلْأَوَّلِينَ١٨٤
wa-ittaqū alladhī khalaqakum wal-jibilata l-awalīna
Artinya: dan bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kamu dan umat-umat yang terdahulu."
١٨٥
Ayat
قَالُوٓاْ إِنَّمَآ أَنتَ مِنَ ٱلْمُسَحَّرِينَ١٨٥
qālū innamā anta mina l-musaḥarīna
Artinya: Mereka berkata, "Engkau tidak lain hanyalah orang-orang yang kena sihir,
١٨٦
Ayat
وَمَآ أَنتَ إِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُنَا وَإِن نَّظُنُّكَ لَمِنَ ٱلْكَـٰذِبِينَ١٨٦
wamā anta illā basharun mith'lunā wa-in naẓunnuka lamina l-kādhibīna
Artinya: dan engkau hanyalah manusia seperti kami, dan sesungguhnya kami yakin engkau termasuk orang-orang yang berdusta.
١٨٧
Ayat
فَأَسْقِطْ عَلَيْنَا كِسَفًا مِّنَ ٱلسَّمَآءِ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّـٰدِقِينَ١٨٧
fa-asqiṭ ʿalaynā kisafan mina l-samāi in kunta mina l-ṣādiqīna
Artinya: Maka jatuhkanlah kepada kami gumpalan dari langit, jika engkau termasuk orang-orang yang benar."
١٨٨
Ayat
قَالَ رَبِّىٓ أَعْلَمُ بِمَا تَعْمَلُونَ١٨٨
qāla rabbī aʿlamu bimā taʿmalūna
Artinya: Dia (Syu'aib) berkata, "Tuhanku lebih mengetahui apa yang kamu kerjakan."
١٨٩
Ayat
فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَهُمْ عَذَابُ يَوْمِ ٱلظُّلَّةِ‌ۚ إِنَّهُۥ كَانَ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ١٨٩
fakadhabūhu fa-akhadhahum ʿadhābu yawmi l-ẓulati innahu kāna ʿadhāba yawmin ʿaẓīmin
Artinya: Kemudian mereka mendustakannya (Syu'aib), lalu mereka ditimpa azab pada hari yang gelap. Sungguh, itulah azab pada hari yang dahsyat.
١٩٠
Ayat
إِنَّ فِى ذَٲلِكَ لَأَيَةً‌ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ١٩٠
inna fī dhālika laāyatan wamā kāna aktharuhum mu'minīna
Artinya: Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
١٩١
Ayat
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ١٩١
wa-inna rabbaka lahuwa l-ʿazīzu l-raḥīmu
Artinya: Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
١٩٢
Ayat
وَإِنَّهُۥ لَتَنزِيلُ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ١٩٢
wa-innahu latanzīlu rabbi l-ʿālamīna
Artinya: Dan sungguh, (Alquran) ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan seluruh alam,
١٩٣
Ayat
نَزَلَ بِهِ ٱلرُّوحُ ٱلْأَمِينُ١٩٣
nazala bihi l-rūḥu l-amīnu
Artinya: Yang dibawa turun oleh Ar-Rūḥ Al-Amīn (Jibril),
١٩٤
Ayat
عَلَىٰ قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ ٱلْمُنذِرِينَ١٩٤
ʿalā qalbika litakūna mina l-mundhirīna
Artinya: ke dalam hatimu (Muhammad) agar engkau termasuk orang yang memberi peringatan,
١٩٥
Ayat
بِلِسَانٍ عَرَبِىٍّ مُّبِينٍ١٩٥
bilisānin ʿarabiyyin mubīnin
Artinya: dengan bahasa Arab yang jelas.
١٩٦
Ayat
وَإِنَّهُۥ لَفِى زُبُرِ ٱلْأَوَّلِينَ١٩٦
wa-innahu lafī zuburi l-awalīna
Artinya: Dan sungguh, (Alquran) itu (disebut) dalam kitab-kitab orang yang terdahulu.
١٩٧
Ayat
أَوَلَمْ يَكُن لَّهُمْ ءَايَةً أَن يَعْلَمَهُۥ عُلَمَـٰٓؤُاْ بَنِىٓ إِسْرَٲٓءِيلَ١٩٧
awalam yakun lahum āyatan an yaʿlamahu ʿulamāu banī is'rāīla
Artinya: Apakah tidak (cukup) menjadi bukti bagi mereka, bahwa para ulama Bani Israil mengetahuinya?
١٩٨
Ayat
وَلَوْ نَزَّلْنَـٰهُ عَلَىٰ بَعْضِ ٱلْأَعْجَمِينَ١٩٨
walaw nazzalnāhu ʿalā baʿḍi l-aʿjamīna
Artinya: Dan seandainya (Alquran) itu Kami turunkan kepada sebagian dari golongan bukan Arab,
١٩٩
Ayat
فَقَرَأَهُۥ عَلَيْهِم مَّا كَانُواْ بِهِۦ مُؤْمِنِينَ١٩٩
faqara-ahu ʿalayhim mā kānū bihi mu'minīna
Artinya: lalu dia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir); niscaya mereka tidak juga akan beriman kepadanya.
٢٠٠
Ayat
كَذَٲلِكَ سَلَكْنَـٰهُ فِى قُلُوبِ ٱلْمُجْرِمِينَ٢٠٠
kadhālika salaknāhu fī qulūbi l-muj'rimīna
Artinya: Demikianlah, Kami masukkan (sifat dusta dan ingkar) ke dalam hati orang-orang yang berdosa,
٢٠١
Ayat
لَا يُؤْمِنُونَ بِهِۦ حَتَّىٰ يَرَوُاْ ٱلْعَذَابَ ٱلْأَلِيمَ٢٠١
lā yu'minūna bihi ḥattā yarawū l-ʿadhāba l-alīma
Artinya: mereka tidak akan beriman kepadanya, hingga mereka melihat azab yang pedih,
٢٠٢
Ayat
فَيَأْتِيَهُم بَغْتَةً وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ٢٠٢
fayatiyahum baghtatan wahum lā yashʿurūna
Artinya: maka datang azab kepada mereka secara mendadak, ketika mereka tidak menyadarinya,
٢٠٣
Ayat
فَيَقُولُواْ هَلْ نَحْنُ مُنظَرُونَ٢٠٣
fayaqūlū hal naḥnu munẓarūna
Artinya: lalu mereka berkata, "Apakah kami diberi penangguhan waktu?"
٢٠٤
Ayat
أَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُونَ٢٠٤
afabiʿadhābinā yastaʿjilūna
Artinya: Bukankah mereka yang meminta agar azab Kami dipercepat?
٢٠٥
Ayat
أَفَرَءَيْتَ إِن مَّتَّعْنَـٰهُمْ سِنِينَ٢٠٥
afara-ayta in mattaʿnāhum sinīna
Artinya: Maka bagaimana pendapatmu jika kepada mereka Kami berikan kenikmatan hidup beberapa tahun,
٢٠٦
Ayat
ثُمَّ جَآءَهُم مَّا كَانُواْ يُوعَدُونَ٢٠٦
thumma jāahum mā kānū yūʿadūna
Artinya: kemudian datang kepada mereka azab yang diancamkan kepada mereka,
٢٠٧
Ayat
مَآ أَغْنَىٰ عَنْهُم مَّا كَانُواْ يُمَتَّعُونَ٢٠٧
mā aghnā ʿanhum mā kānū yumattaʿūna
Artinya: niscaya tidak berguna bagi mereka kenikmatan yang mereka rasakan.
٢٠٨
Ayat
وَمَآ أَهْلَكْنَا مِن قَرْيَةٍ إِلَّا لَهَا مُنذِرُونَ٢٠٨
wamā ahlaknā min qaryatin illā lahā mundhirūna
Artinya: Dan Kami tidak membinasakan suatu negeri, kecuali setelah ada orang-orang yang memberi peringatan kepadanya;
٢٠٩
Ayat
ذِكْرَىٰ وَمَا كُنَّا ظَـٰلِمِينَ٢٠٩
dhik'rā wamā kunnā ẓālimīna
Artinya: untuk (menjadi) peringatan. Dan Kami tidak berlaku zalim.
٢١٠
Ayat
وَمَا تَنَزَّلَتْ بِهِ ٱلشَّيَـٰطِينُ٢١٠
wamā tanazzalat bihi l-shayāṭīnu
Artinya: Dan (Alquran) itu tidaklah dibawa turun oleh setan-setan.
٢١١
Ayat
وَمَا يَنۢبَغِى لَهُمْ وَمَا يَسْتَطِيعُونَ٢١١
wamā yanbaghī lahum wamā yastaṭīʿūna
Artinya: Dan tidaklah pantas bagi mereka (Alquran itu), dan mereka pun tidak akan sanggup.
٢١٢
Ayat
إِنَّهُمْ عَنِ ٱلسَّمْعِ لَمَعْزُولُونَ٢١٢
innahum ʿani l-samʿi lamaʿzūlūna
Artinya: Sesungguhnya untuk mendengarkannya pun mereka dijauhkan.
٢١٣
Ayat
فَلَا تَدْعُ مَعَ ٱللَّهِ إِلَـٰهًا ءَاخَرَ فَتَكُونَ مِنَ ٱلْمُعَذَّبِينَ٢١٣
falā tadʿu maʿa l-lahi ilāhan ākhara fatakūna mina l-muʿadhabīna
Artinya: Maka janganlah kamu menyeru (menyembah) tuhan selain Allah, nanti kamu termasuk orang-orang yang di azab.
٢١٤
Ayat
وَأَنذِرْ عَشِيرَتَكَ ٱلْأَقْرَبِينَ٢١٤
wa-andhir ʿashīrataka l-aqrabīna
Artinya: Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu (Muhammad) yang terdekat,
٢١٥
Ayat
وَٱخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ ٱتَّبَعَكَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ٢١٥
wa-ikh'fiḍ janāḥaka limani ittabaʿaka mina l-mu'minīna
Artinya: dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang beriman yang mengikutimu.
٢١٦
Ayat
فَإِنْ عَصَوْكَ فَقُلْ إِنِّى بَرِىٓءٌ مِّمَّا تَعْمَلُونَ٢١٦
fa-in ʿaṣawka faqul innī barīon mimmā taʿmalūna
Artinya: Kemudian jika mereka mendurhakaimu maka katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan."
٢١٧
Ayat
وَتَوَكَّلْ عَلَى ٱلْعَزِيزِ ٱلرَّحِيمِ٢١٧
watawakkal ʿalā l-ʿazīzi l-raḥīmi
Artinya: Dan bertawakallah kepada (Allah) Yang Mahaperkasa, Maha penyayang,
٢١٨
Ayat
ٱلَّذِى يَرَٮٰكَ حِينَ تَقُومُ٢١٨
alladhī yarāka ḥīna taqūmu
Artinya: Yang melihat engkau ketika engkau berdiri (untuk salat),
٢١٩
Ayat
وَتَقَلُّبَكَ فِى ٱلسَّـٰجِدِينَ٢١٩
wataqallubaka fī l-sājidīna
Artinya: dan (melihat) perubahan gerakan badanmu di antara orang-orang yang sujud.
٢٢٠
Ayat
إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ٢٢٠
innahu huwa l-samīʿu l-ʿalīmu
Artinya: Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
٢٢١
Ayat
هَلْ أُنَبِّئُكُمْ عَلَىٰ مَن تَنَزَّلُ ٱلشَّيَـٰطِينُ٢٢١
hal unabbi-ukum ʿalā man tanazzalu l-shayāṭīnu
Artinya: Maukah Aku beritakan kepadamu, kepada siapa setan-setan itu turun?
٢٢٢
Ayat
تَنَزَّلُ عَلَىٰ كُلِّ أَفَّاكٍ أَثِيمٍ٢٢٢
tanazzalu ʿalā kulli affākin athīmin
Artinya: Mereka (setan) turun kepada setiap pendusta yang banyak berdosa,
٢٢٣
Ayat
يُلْقُونَ ٱلسَّمْعَ وَأَكْثَرُهُمْ كَـٰذِبُونَ٢٢٣
yul'qūna l-samʿa wa-aktharuhum kādhibūna
Artinya: mereka menyampaikan hasil pendengaran mereka, sedangkan kebanyakan mereka orang-orang pendusta.
٢٢٤
Ayat
وَٱلشُّعَرَآءُ يَتَّبِعُهُمُ ٱلْغَاوُۥنَ٢٢٤
wal-shuʿarāu yattabiʿuhumu l-ghāwūna
Artinya: Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat.
٢٢٥
Ayat
أَلَمْ تَرَ أَنَّهُمْ فِى كُلِّ وَادٍ يَهِيمُونَ٢٢٥
alam tara annahum fī kulli wādin yahīmūna
Artinya: Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah,
٢٢٦
Ayat
وَأَنَّهُمْ يَقُولُونَ مَا لَا يَفْعَلُونَ٢٢٦
wa-annahum yaqūlūna mā lā yafʿalūna
Artinya: dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya)?
٢٢٧
Ayat
إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ وَذَكَرُواْ ٱللَّهَ كَثِيرًا وَٱنتَصَرُواْ مِنۢ بَعْدِ مَا ظُلِمُواْ‌ۗ وَسَيَعْلَمُ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوٓاْ أَىَّ مُنقَلَبٍ يَنقَلِبُونَ٢٢٧
illā alladhīna āmanū waʿamilū l-ṣāliḥāti wadhakarū l-laha kathīran wa-intaṣarū min baʿdi mā ẓulimū wasayaʿlamu alladhīna ẓalamū ayya munqalabin yanqalibūna
Artinya: kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapat kemenangan setelah terzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang-orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.
Mad
dibaca panjang
Ghunnah
dengung
Ikhfa’
samar
Idgham
melebur
Iqlab
ditukar mim
Qalqalah
memantul
Abu-abu
tidak dibaca
علامات الوقف · Tanda Waqaf
لالا وقفJangan berhenti
سسكتSaktah (jeda singkat)
صلىوصل أولىLebih baik lanjut
جوقف جائزBoleh berhenti atau lanjut
تاموقف تامBerhenti sempurna
✕ممنوعTerlarang berhenti
Quran.com API · terjemahan Kemenag RI · Audio: everyayah.com
Sampul Al-Qur’an